Memasuki hari-hari awal Ramadan, masjid tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang berbagi dan pelayanan umat. Di Surabaya, Masjid Al Falah menyiapkan beragam program Ramadan untuk melayani ribuan jemaah yang diperkirakan terus meningkat sepanjang bulan suci.
Dengan kondisi renovasi masjid yang hampir rampung, pengelola Masjid Al Falah optimistis pelayanan ibadah dan sosial selama Ramadan tahun ini akan berjalan lebih maksimal. Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah pembagian takjil dan buka puasa gratis setiap hari bagi jemaah dan masyarakat umum.
Selain pembagian takjil dan buka puasa, Masjid Al Falah juga menyiapkan sejumlah program selama bulan Ramadan. Seperti qiyamul lail dan sahur, kajian rutin hingga penyaluran zakat fitri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama bulan Ramadan, Masjid Al Falah menyediakan buka puasa bersama setiap hari dengan menyiapkan 1.000 hingga 1.500 porsi. Sementara untuk sahur bersama, dijadwalkan berlangsung pada 10 hari terakhir Ramadan.
Muhammad Jufri, ketua panitia Ramadan tahun ini mengatakan, salah satu perbedaan dibanding tahun lalu adalah kondisi masjid yang kini hampir rampung renovasi.
"Kalau kemarin kan masjid tahap renovasinya belum maksimal. Tapi dengan adanya masjid ini sudah 96% jadi, Insyaallah jemaahnya lebih meningkat. Dan kualitasnya, pelayanannya juga kita lebih tingkatkan," kata Jufri.
Program-program tersebut mulai dirasakan sejak pelaksanaan ibadah Tarawih perdana di Masjid Al Falah Surabaya. Ribuan jemaah memadati masjid pada malam pertama Ramadan, Rabu (18/2/2026).
Usai Salat Isya sebelum Tarawih, jemaah mengikuti ceramah yang disampaikan oleh Ustaz Thoat Setiawan dengan tema Menyambut Ramadan dengan Ilmu. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan harapan bagi umat Muslim selama bulan Ramadan.
"Mudah-mudahan segala amal yang kita kerjakan di bulan Ramadan ini diterima oleh Allah SWT," jelasnya.
Berdasarkan pantauan detikJatim di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB, Salat Tarawih dilaksanakan sebanyak 11 rakaat dan dilanjutkan dengan 3 rakaat Witir. Sekitar 1.500 jemaah tercatat mengikuti Tarawih perdana, terdiri atas 900 jemaah laki-laki dan 600 jemaah perempuan, dari total kapasitas masjid sekitar 4.000 jemaah.
"Biasanya yang full itu pada saat sepuluh hari terakhir," imbuh Jufri.
Sementara itu, Humas dan Media Masjid Al Falah, Yudis berharap, program-program Ramadan yang telah berjalan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak jemaah. Ia juga menekankan peran masjid yang tidak hanya sebatas tempat ibadah.
"Jadi bagaimana masjid ini nantinya adalah menjadi pusat peradaban. Jadi masjid yang mengampu semua dari pendidikannya, dari kesehatannya, dari dakwahnya dan semuanya Insyaallah semua berawal dari masjid," pungkasnya.
(irb/hil)