Pemotor Tewas Tertabrak KA di Lamongan Saat Penjaga Palang Sudah Pulang

Pemotor Tewas Tertabrak KA di Lamongan Saat Penjaga Palang Sudah Pulang

Eko Sudjarwo - detikJatim
Senin, 23 Feb 2026 13:08 WIB
Ilustrasi tertabrak kereta
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/Iurii Malaschenko)
Lamongan -

Kecelakaan kembali terjadi di pelintasan kereta api di Lamongan. Seorang pemotor tewas tertabrak KA karena palang pintu pelintasan terbuka saat sudah tidak ada petugas penjaga palang.

Peristiwa itu terjadi di jalur hilir KM 161+6 (PJL 262) Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Lamongan pada Senin (23/2/2026) dini hari sekitar pukul 01.16 WIB.

Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan tewas setelah tertabrak kereta api barang yang melintas dari arah timur ke barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban diketahui bernama Wardi (68), warga Dusun Gendongkulon RT 001 RW 001, Desa Gendongkulon, Kecamatan Babat.

"Benar telah terjadi kecelakaan pengendara motor tertemper KA Barang pada Senin dini hari (23/2/2026)," kata Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid saat dikonfirmasi detikJatim.

ADVERTISEMENT

Hamzaid mengatakan peristiwa bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih biru bernopol S 5719 JAH dari arah utara menuju selatan atau dari arah jalan poros nasional Lamongan-Babat.

Saat itu pemotor diketahui hendak masuk ke Desa Gendongkulon, Kecamatan Babat. Korban ketika itu bermaksud untuk melintasi pelintasan KA yang sebenarnya ada penjaganya.

"Menurut keterangan saksi dan rekaman CCTV di pos jaga perlintasan serta laporan masinis, saat itu palang pintu dalam kondisi tidak tertutup karena sudah tidak ada penjaga," ujarnya.

Korban, ungkap Hamzaid, sempat berhenti tepat di tengah rel diduga karena kaget, lalu berusaha menarik kendaraannya mundur. Namun tidak sempat menghindar saat kereta api barang 2501 melintas.

"Kereta api barang tersebut diketahui melaju dari arah timur menuju barat atau dari arah Surabaya hendak ke Jakarta dengan tujuan Stasiun Tanjung Priok," terang Hamzaid.

Akibat tidak bisa menghindar tersebut, lanjut Hamzaid, korban tertabrak tepat di tengah rel dan terpental dari lokasi kejadian.

Setelah kejadian, personel Polsek Babat bersama petugas PT KAI dan Polsuska melakukan pencarian terhadap korban.

"Sekitar pukul 04.20 WIB, korban ditemukan di sungai kecil di sekitar lokasi kejadian, tersangkut di semak-semak eceng gondok," ungkapnya.

Korban yang baru bisa ditemukan itu kemudian dievakuasi dan dibawa ke Unit Pemulasaraan Jenazah RSUD Karangkembang untuk proses identifikasi.

Sekitar pukul 05.30 WIB, korban berhasil diidentifikasi berdasarkan KTP dan SIM yang ditemukan pada diri korban.

"Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat dalam kondisi rusak berat serta satu buah helm warna biru," tandasnya.

Polisi mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, meskipun terdapat palang pintu, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum menyeberang demi menghindari kejadian serupa.

"Berhenti sejenak untuk menoleh ke kanan kiri sebelum menyeberang rel KA dan pastikan benar-benar aman. Dahulukan kereta api yang melintas," imbaunya.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads