Wali Kota Kediri-Dandim Tinjau KKMP, 46 Koperasi Kantongi Akta

Wali Kota Kediri-Dandim Tinjau KKMP, 46 Koperasi Kantongi Akta

Andhika Dwi - detikJatim
Senin, 23 Feb 2026 15:13 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat meninjau KKMP
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat meninjau KKMP/Foto: Andhika Dwi/detikJatim
Jakarta -

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Dandim 0809 Kediri Dhavid Nur Hadiansyah meninjau langsung progres percepatan pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Kediri, Senin (23/2). Peninjauan dilakukan untuk memastikan target pembangunan berjalan sesuai rencana.

Vinanda menyampaikan, hingga kini sebanyak 46 KKMP di Kota Kediri telah mengantongi akta pendirian. Dari jumlah tersebut, tiga koperasi sudah memiliki bangunan permanen di atas lahan aset Pemerintah Kota Kediri dan telah dimanfaatkan masyarakat.

"KKMP yang saat ini dalam proses pembangunan berada di wilayah Ngronggo. Hari ini kami survei bersama Pak Dandim dan jajaran, ada dua lahan lain yang Insyaallah siap dibangun, yakni di Kelurahan Pojok dan satu titik lainnya," kata Wali Kota Kediri Vinanda usai meninjau lokasi KKMP, Senin (23/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, kendala utama pembangunan KKMP adalah keterbatasan lahan. Sebagian wilayah di Kota Kediri masuk kategori Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), sehingga tidak dapat dialihfungsikan untuk pembangunan.

ADVERTISEMENT

Karena itu, pembangunan difokuskan pada lahan Barang Milik Daerah (BMD) yang tidak termasuk LP2B.

"Ke depan kita cari solusi. Bisa saja satu gerai dimanfaatkan lima sampai enam kelurahan. Yang penting KKMP yang sudah terbentuk benar-benar beroperasi, produknya dikenal, dan pemberdayaan masyarakat berjalan maksimal," tegas Vinanda.

Sementara itu, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menegaskan komitmen TNI melalui satuan komando kewilayahan dalam mendukung percepatan pembangunan KKMP.

Ia menyebut program tersebut merupakan arahan pemerintah pusat dengan target penyelesaian sekitar 90 hari.

"Pemkot sudah menyiapkan lahannya. Kami dari Satkowil langsung bergerak melakukan percepatan pembangunan. Selama lahannya siap dan tidak masuk LP2B, kami siap membangun," pungkas Letkol. Inf. Dhavid.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads