Sidak Pasar, Bulog-Pemkot Kediri Pastikan Harga Beras dan Minyak Stabil

Sidak Pasar, Bulog-Pemkot Kediri Pastikan Harga Beras dan Minyak Stabil

Andhika Dwi - detikJatim
Selasa, 24 Feb 2026 22:40 WIB
Bulog melakukan sidak ke pasar
Bulog melakukan sidak ke pasar. (Foto: Istimewa)
Kediri -

Sebagai langkah tegas antisipasi kemungkinan terjadinya kenaikan harga beras dan minyak goreng di luar ketentuan, Bulog bersama PD Pasar Kota Kediri melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar.

Sidak dipimpin Wakil Pimpinan Cabang Bulog Kediri Hestiana Peni Utami bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta PD Pasar Joyoboyo Kota Kediri.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil selama Ramadan 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil pantauan di lapangan, sejumlah komoditas mengalami fluktuasi. Harga bawang merah naik dari Rp 40.000 menjadi Rp 42.000 per kilogram. Sebaliknya, harga cabai turun dari Rp 110.000 menjadi Rp 90.000 per kilogram. Telur ayam juga turun tipis dari Rp 30.000 menjadi Rp 29.000 per kilogram.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, harga beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, dan bawang putih terpantau stabil.

Dalam sidak tersebut, Hestiana juga berdialog dengan pedagang. Salah satu pedagang, Hendri, menyebut kenaikan harga bawang merah dipengaruhi faktor cuaca.

Bulog turut memastikan stabilitas harga beras SPHP dan MinyakKita. Hingga saat ini, harga beras SPHP tetap Rp 12.000 per kilogram. Sedangkan beras premium dijual di kisaran Rp 14.500 hingga Rp 14.900 per kilogram. Harga MinyakKita juga terpantau stabil.

Hestiana menegaskan, stok beras di gudang Bulog Kediri dalam kondisi aman. Saat ini, stok mencapai 65.737 ton atau cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 10 bulan ke depan.

"Kami terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, produsen, dan pedagang untuk menjaga stok dan harga beras maupun minyak tetap stabil," kata Hestiana kepada detikJatim, Selasa (24/2/2026).

Ia menambahkan, penyaluran beras akan terus digencarkan melalui program SPHP dan Bantuan Pangan. Masyarakat pun diimbau tidak panik dan tetap tenang menjalankan ibadah Ramadan.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads