Sebuah truk trailer bermuatan kontainer 40 feet berisi gula mengalami kecelakaan tunggal di layang Trosobo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 15.50 WIB. Kendaraan bernopol B 9759 ZB itu melintang di badan jalan hingga menutup total arus lalu lintas dari arah Mojokerto menuju Surabaya.
Akibatnya, kendaraan dari wilayah Mojokerto menuju Surabaya tidak dapat melintas karena boks kontainer menutup seluruh badan jalan di tanjakan flyover Trosobo.
Kanit Lantas Polsek Taman Iptu Heri Nurcahyo membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut. Menurutnya, truk trailer yang dikemudikan Nova Susanto (36), warga Babadan, Surabaya, diduga tidak kuat menanjak sehingga oleng dan naik pembatas jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Truk trailer muat gula itu tidak kuat nanjak, kemudian oleng ke kanan hingga roda depan naik pembatas jalan dan posisi kendaraan melintang menutup semua badan jalan arah Mojokerto ke Surabaya," kata Heri Nurcahyo saat dikonfirmasi detikJatim lokasi, Rabu (25/2/2026).
Heri menjelaskan, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun dampaknya cukup besar karena arus lalu lintas di jalur utama Mojokerto-Surabaya lumpuh total dari arah barat ke timur.
Untuk mengurai kemacetan, polisi melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan dari Mojokerto menuju Surabaya melalui jalur bypass Krian menuju Driyorejo, Gresik.
"Kami lakukan pengalihan arus dari Mojokerto ke Surabaya lewat bypass Krian ke arah Driyorejo agar tidak terjadi kemacetan panjang," jelasnya.
Sementara itu, arus lalu lintas dari arah Surabaya menuju Mojokerto terpantau tetap lancar. Beberapa petugas Satlantas masih melakukan pengaturan di sekitar lokasi kejadian sambil menunggu proses evakuasi truk trailer yang melintang di layang Trosobo selesai.
Hingga berita ini ditulis, kendaraan pribadi sebenarnya masih bisa melewati sisi flyover Trosobo. Namun sebagian pengendara memilih tidak melintas karena khawatir dengan posisi truk yang menutup hampir seluruh badan jalan.
(auh/abq)