Muzammah, pemilik toko sembako di Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, mengaku ditipu mentah-mentah oleh sales langganan. Ia membeli minyak goreng dalam kardus, ternyata isi batako.
"Sales itu sudah langganan ke toko saya, lebih satu tahun. Jadi saya tidak curiga sama sekali," kata Muzammah, Rabu (25/2/2026).
Pemilik Toko AV Barokah ini menceritakan, awalnya pelaku menawarkan minyak goreng sebanyak lima kardus dengan harga Rp 220 ribu per kardus. Muzammah menerima tawaran tersebut bukan karena tergiur harga murah, melainkan karena stok minyak goreng dengan merek tersebut sedang sulit diperoleh di pasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ambil karena barangnya memang lagi susah. Bukan karena harganya murah," katanya.
Kejanggalan baru terungkap saat ada pembeli yang hendak membeli minyak goreng di tokonya. Karyawan kemudian membuka salah satu kardus yang baru dibeli.
"Waktu mau dijual ke pembeli, karyawan saya buka kardusnya. Ternyata isinya bukan minyak, tapi batako," ungkapnya.
Setelah diperiksa lebih lanjut, seluruh kardus yang dibeli ternyata berisi material bangunan tersebut. Akibat kejadian itu, Muzammah mengalami kerugian lebih dari Rp 1 juta.
"Setelah kejadian itu, nomor HP-nya sudah tidak aktif. Saya tidak bisa menghubungi lagi," tambahnya.
Meski mengalami kerugian, Muzammah memilih tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Ia justru memviralkan peristiwa itu agar menjadi peringatan bagi pemilik toko lainnya.
(auh/abq)