Ledakan Rumah Warga di Ponorogo Diduga karena Petasan Balon Udara

Ledakan Rumah Warga di Ponorogo Diduga karena Petasan Balon Udara

Charolin Pebrianti - detikJatim
Minggu, 01 Mar 2026 20:15 WIB
Rumah warga Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Ponorogo setelah meledak
Rumah warga Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Ponorogo setelah meledak (Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim)
Ponorogo -

Ledakan dahsyat mengguncang rumah warga di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Ponorogo mengakibatkan satu orang tewas. Ledakan diduga karena petasan.

"Di waktu itu kemungkinan merakit bom atau balon udara. Masih rencana mau buat mercon. Ledakannya cuma satu kali, tapi luar biasa," ujar Siswanto, Kamituwo Dusun Pendem, Desa Carat, Minggu (1/3/2026).

Siswanto menambahkan terdengar hingga radius ratusan meter. Mendengar itu, ia mengaku langsung ke sumber suara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Posisi saya di rumah, jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi. Karena mendengar ledakan, saya langsung merapat ke TKP," ujar Siswanto

ADVERTISEMENT

Meski peristiwa terjadi di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, yang bukan wilayahnya, Siswanto tetap berinisiatif membantu. Ia langsung mencari korban sesaat setelah tiba di tempat kejadian.

"Saya langsung ke TKP untuk mencari korban. Dua-duanya masih hidup waktu saya sampai," katanya.

Salah satu korban diketahui bernama Rifai (16). Saat ditemukan, Rifai masih dalam kondisi bernyawa dan didekap ibu serta kakaknya di depan rumah. Namun nyawanya tak tertolong.

"Posisi korban masih di depan rumah, belum meninggal, cuma didekap sama ibu dan kakaknya. Tapi akhirnya meninggal karena tidak ada pertolongan," ungkap Siswanto.

Sementara satu korban lain bernama Toni, warga Morosari, Kecamatan Sukorejo, berhasil diselamatkan. Siswanto mengaku langsung membawanya ke Rumah Sakit Bantarangin menggunakan sepeda motor pribadi.

"Yang satunya masih hidup atas nama Toni. Saya tarik ke depan rumah di halaman, lalu saya larikan ke Rumah Sakit Bantarangin pakai sepeda motor saya," jelasnya.

Menurut Siswanto, saat ditemukan kedua korban dalam kondisi mengenaskan. "Semua berlumuran darah, satunya dikerudungi kain," imbuhnya.

Sebelumnya, ledakan keras mengguncang sebuah rumah warga di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Ledakan bahkan terdengar hingga radius ratusan meter.




(dpe/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads