Batu Raksasa Lumpuhkan Akses Trenggalek-Ponorogo, Alat Berat Dikerahkan

Batu Raksasa Lumpuhkan Akses Trenggalek-Ponorogo, Alat Berat Dikerahkan

Adhar Muttaqin - detikJatim
Rabu, 04 Mar 2026 11:21 WIB
Batu raksasa yang longsor tutup jalan nasional Trenggalek-Ponorogo sedang diupayakan untuk dievakuasi dengan alat berat.
Batu raksasa yang longsor tutup jalan nasional Trenggalek-Ponorogo sedang diupayakan untuk dievakuasi dengan alat berat. (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Trenggalek -

Ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo KM 16 hingga kini masih tertutup total oleh material longsor. Alat berat mulai diterjunkan untuk membuka akses.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, mengatakan sebelum dilakukan proses penanganan tim gabungan terlebih dahulu melakukan asesmen dan pemetaan kondisi di sekitar titik longsor.

"Tadi dari Basarnas sudah memantau langsung di atas lereng dan juga dilakukan pemantauan menggunakan drone. Kondisinya memang ada beberapa potensi longsor susulan," kata Triadi, Rabu (4/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya kontur tanah di atas lereng menyerupai lumpur. Bahkan pada sisi timur terdapat titik longsor susulan dan materialnya masih tertahan di atas.

"Kemudian kami temukan beberapa jalur aliran air. Jalur tersebut bisa memperparah kondisi lereng jika terjadi hujan deras karena alirannya buntu. Kalau jenuh airnya ya bisa berpotensi longsor susulan," imbuhnya.

ADVERTISEMENT
Batu raksasa yang longsor tutup jalan nasional Trenggalek-Ponorogo sedang diupayakan untuk dievakuasi dengan alat berat.Batu raksasa yang longsor tutup jalan nasional Trenggalek-Ponorogo sedang diupayakan untuk dievakuasi dengan alat berat. (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)

Untuk menangani tanah longsor ini, tim gabungan menerjunkan satu unit alat berat untuk menyingkirkan beberapa material batu yang berukuran kecil.

"Sedangkan untuk batu besar akan kami pecah dengan breaker. Namun, untuk operasional breaker akan kami uji dulu terhadap dampak getarannya. Jangan sampai nanti memicu material di atas turun," ujar Triadi.

Pihaknya berharap proses penanganan longsor dapat berjalan dengan lancar, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah bisa kembali lancar.

Sementara itu Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Sony Suhartanto, mengatakan untuk sementara arus lalu lintas dari Trenggalek ke Ponorogo dan Jawa Tengah dialihkan melalui jalur alternatif yang ada di sekitar lokasi bencana.

"Ada jalur alternatif, namun hanya kami rekomendasikan untuk sepeda motor dan mobil kecil. Sementara itu mobil besar dialihkan melalui Kediri," kata Sony.

Sebelumnya tanah longsor terjadi di KM 16 jalur utama Trenggalek-Ponorogo di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek pada Selasa petang. Akibatnya bongkahan batu berukuran besar menutup total badan jalan.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads