17 Bangun Rusak dan 25 Pohon Tumbang di Pasuruan Disapu Angin Kencang

17 Bangun Rusak dan 25 Pohon Tumbang di Pasuruan Disapu Angin Kencang

Muhajir Arifin - detikJatim
Rabu, 04 Mar 2026 23:44 WIB
Petugas mengevakuasi pohon tumbang di Pasuruan
Petugas mengevakuasi pohon tumbang di Pasuruan (Foto: Dok. Istimewa)
Pasuruan -

Hujan lebat disertai angin kencang menerjang Pasuruan menyebabkan 17 rumah dan kantor KUA rusak. Peristiwa ini juga menumbangkan 25 pohon, salah satunya menimpa warga hingga terluka parah.

Bencana cuaca ekstrem ini terjadi pada waktu salat tarawih, sekitar pukul 18.00 WIB. Hujan lebat dan angin kencang juga petir.

"Kejadiannya hampir merata di wilayah Kabupaten Pasuruan," kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi, Rabu (4/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecamatan yang terdampak meliput Kecamatan Winongan, Grati, Bangil, Rejoso, Gondangwetan, Sukorejo, Kraton, Lekok, Lumbang, Purwodadi, Pandaan, Puspo, Pasrepan, Purwosari, dan Nguling. Bencana ini meninggal dampak yang parah.

ADVERTISEMENT

Di Lekok 1 rumah rusak berat dan kantor KUA rusak ringan, di Puspo 1 rumah rusak sedang, di Pasrepan 1 rumah rusak sedang. Kemudian di Winongan 2 rumah rusak berat, di Gondangwetan 2 rumah rusak sedang, di Purwosari 1 rumah rusak sedang. 6 rumah di Purwodadi rusak sedang, 1 rumah di Lumbang rusak sedang, dan 1 rumah Rejoso rusak berat.

"Untuk rumah yang rusak akan kita bantu logistik kedaruratan, dan kita asesmen untuk dikoordinasikan dengan Dinas Perkim," terang Sugeng.

Sementara pohon tumbang juga terjadi di sejumlah kecamatan. Antara lain 7 di Winongan, 5 di Grati, 1 di Bangil, 4 di Rejoso, 2 di Gondangwetan, 1 di Sukorejo. Kemudian di Kraton, Lekok, Lumbang, Purwodadi, Nguling dan Pandaan masing-masing 1 pohon tumbang.

"Di Pandaan pohon tumbang menimpa warga hingga tak sadar. Korban, Zulfatul Rohma Mahfiro, mengalami luka di kepala dan patah kaki dan dilarikan ke RS Prima Husada," terang Sugeng.

BPBD mengerahkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan evakuasi pohon-pohon tumbang. Sampai tengah saat ini evakuasi masih terus dilakukan.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads