Korban meninggal akibat ledakan mercon di Dukuh Cuwet, Desa Plosojenar, Ponorogo pada Minggu (1/3/2026) bertambah. Satu dari dua korban luka, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Harjono Ponorogo. Korban berinisial AF mengembuskan napas terakhir pada pukul 05.40 WIB.
Humas RSUD dr. Harjono Ponorogo, Sugianto mengatakan, AF mengalami luka bakar 36 persen. Namun kondisi korban diperparah gangguan pada saluran pernapasan akibat ledakan.
"Memang 36 persen. Namun ada gangguan di saluran pernafasan. Saat itu langsung kita lakukan pembersihan luka di ruang operasi," ujar Sugianto, Kamis (5/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menjalani tindakan operasi, AF dirawat di ICU karena membutuhkan penanganan intensif.
"Kemudian setelah dilakukan pembersihan luka, langsung dirawat intensif di ICU. Karena memang membutuhkan perawatan yang intensif karena ada gangguan pernafasan," jelasnya.
Selama empat hari di ICU, korban menggunakan alat bantu napas. Luka ledakan mengenai area leher sehingga berdampak pada pembuluh darah dan jalan napas.
"Di ICU selama empat hari pasien menggunakan alat bantu nafas. Luka di sekitar leher sehingga pembuluh darah dan jalan nafas terganggu. Kondisi sangat beresiko, pasien gagal nafas," terangnya.
Meski tim medis telah berupaya maksimal, kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.
"Dokter dan teman-teman perawat sudah melakukan yang terbaik. Meninggal jam 05.40 WIB," imbuhnya.
Sugianto menambahkan risiko infeksi pascaledakan dan kuatnya hantaman ledakan turut memperparah kondisi korban. Terkait biaya perawatan, pihak rumah sakit berkoordinasi dengan sejumlah pihak karena tidak dapat ditanggung BPJS.
"Rumah sakit menanggung sebagian beban. Kerjasama dengan Baznas dan pihak kelurahan untuk solusi pembiayaan pasien," ujarnya.
Sementara satu korban lain berinisial HN yang mengalami luka bakar 16 persen telah diperbolehkan pulang ke rumah.
Sebelumnya, dentuman keras yang terdengar jelang azan Magrib seketika memecah ketenangan warga Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Minggu (1/3/2026). Saat sebagian warga bersiap berbuka puasa, sebuah rumah tiba-tiba diguncang ledakan dahsyat yang berujung maut. Seorang remaja tewas di lokasi kejadian, dan dua orang lainnya dilarikan ke rumah sakit.
(auh/hil)
