Sebanyak 20 hektare lahan pertanian warga di Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang, terendam banjir pada Kamis (5/3/2026) siang. Petani pun merugi.
Tanaman padi milik petani yang sudah menguning dan siap panen juga ikut terendam air. Untuk menghindari kerusakan, sebagian petani memilih memanen padi meski di tengah genangan banjir.
"Kalau yang terdampak banjir 20 hektare lebih, komoditasnya padi, ada yang sudah kuning," ujar salah satu petani, Ginam kepada detikJatim, Kamis (5/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir terjadi setelah Sungai Gede tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke area persawahan warga.
"Penyebab banjir dari sungai yang tak mampu menampung debit air," pungkas Ginam.
Selain tanaman padi, tanaman cabai dan tebu milik warga juga ikut terendam banjir. Genangan air di area persawahan bahkan dimanfaatkan anak-anak setempat untuk bermain air.
(auh/hil)
