Pemerintah Trenggalek menyiapkan anggaran Rp 95 miliar untuk pembangunan infrastruktur. Alokasi anggaran naik dari tahun sebelumnya Rp 60 miliar.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, peningkatan alokasi anggaran tersebut salah satunya dimanfaatkan untuk perbaikan dan pemeliharaan ruas jalan.
Pada momen menjelang Lebaran, tim Dinas PUPR Trenggalek mulai mengintensifkan penanganan jalan yang mengalami kerusakan, terutama di wilayah Kecamatan Durenan. Upaya perbaikan dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi setiap pengguna jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Durenan menjadi pintu masuk Trenggalek sekaligus pusat perayaan Lebaran Ketupat," kata M Nur Arifin, Selasa (10/3/2026).
Tidak hanya Durenan, ruas Sumberingin-Kedekan juga menjadi prioritas pemerintah daerah karena mengalami kerusakan dan banyak dikeluhkan warga.
"Untuk progres perbaikan jalan bisa kita lihat unggahan media sosial PUPR ada beberapa titik yang dikerjakan," jelasnya.
Bupati menyebut, optimalisasi perbaikan jalan di Trenggalek sempat terkendala oleh peralatan pendukung, salah satu alat pemotong aspal. Padahal pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk membeli peralatan tersebut.
"Kemarin kami sudah menganggarkan, akan tetapi ternyata belum bisa dibelanjakan. Makanya kita masih sewa alat satu, sehingga dalam penanganan penambalan-penambalan ini meskipun belum terbentuk UPT nya, tapi satgas daya ini sudah kita tempatkan," ujarnya.
Kendala kedua, adalah belum cairnya dana pinjaman daerah dari pihak ketiga karena saat ini masih proses penandatanganan kontrak utang piutang.
Meski demikian pihaknya bersyukur karena Trenggalek mendapatkan alokasi anggaran Rp 23 miliar melalui proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) yang dialokasikan untuk saluran dan ruas jalan Ngetal-Kampak.
"Itu yang kemarin dari DPR RI, Ibu Novita juga dibantu dari teman-teman Komisi V dan juga dari banggar dalam hal ini Buya Said Abdullah waktu itu, membantu. Komunikasi akhirnya kita dapat sekitar Rp 23 miliar," imbuhnya.
Pihaknya berharap seluruh proyek infrastruktur di Trenggalek tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat untuk mobilitas dan peningkatan perekonomian masyarakat.
(dpe/hil)
