Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo memastikan ketersediaan stok darah untuk kebutuhan rumah sakit di wilayah Kota dan Kabupaten Probolinggo dalam kondisi aman hingga Lebaran mendatang.
Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara, mengatakan bahwa ketersediaan darah tetap terjaga selama bulan Ramadan karena PMI aktif menggelar kegiatan donor darah di berbagai lokasi, termasuk melalui program safari Ramadan ke sejumlah masjid.
Dalam kegiatan tersebut, PMI mengerahkan mobil unit donor darah yang berkeliling ke masjid-masjid untuk melayani masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya setelah salat tarawih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Stok darah sampai Lebaran kami nyatakan aman. Selama Ramadan kami rutin melakukan safari donor darah ke masjid-masjid menggunakan mobil unit PMI, biasanya dilakukan setelah salat tarawih," ujar Mega, Selasa (10/3/2026).
Selain kegiatan donor darah keliling, PMI juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak ragu mendonorkan darahnya meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.
Mega menegaskan bahwa donor darah tetap aman dilakukan selama Ramadan, khususnya setelah berbuka puasa maupun setelah salat tarawih. Ia juga memastikan pelayanan donor darah di kantor PMI tetap berjalan normal.
"Donor darah tidak harus berhenti saat Ramadan. Masyarakat bisa melakukannya setelah buka puasa atau setelah tarawih. Layanan PMI tetap buka setiap hari hingga pukul 21.00 WIB," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, menyatakan pemerintah daerah terus mendukung berbagai kegiatan PMI, termasuk dalam upaya menjaga ketersediaan stok darah melalui keterlibatan masyarakat dan berbagai organisasi.
Ia menyebut, Kota Probolinggo sebelumnya juga mencatatkan prestasi dengan meraih rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui pembentukan sekitar 400 kelompok donor darah yang siap mendonorkan darahnya kapan saja dibutuhkan.
"Sejak adanya sekitar 400 kelompok donor tersebut, ketersediaan stok darah di PMI Kota Probolinggo bisa terus terjaga," kata Aminuddin.
Menurutnya, keberadaan ratusan kelompok pendonor ini sangat membantu dalam menjaga ketahanan stok darah, terutama untuk memenuhi kebutuhan pasien di rumah sakit.
Pemerintah Kota Probolinggo berharap masyarakat terus berpartisipasi dalam kegiatan donor darah, sehingga kebutuhan darah untuk pelayanan kesehatan dapat terpenuhi, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran.
(auh/abq)