Dinas Kesehatan Bondowoso melakukan inspeksi pangan ke sejumlah pasar hingga toko modern menyambut datangnya Lebaran. Hasilnya, masih ditemukan produk makanan kadaluwarsa.
Inspeksi pangan tersebut dilakukan untuk pengawasan produk yang tak layak dikonsumsi. Sasaranya meliputi pasar tradisional, modern yang ada di wilayah kecamatan di Kabupaten Bondowoso.
"Sidak ini kami lakukan bertahap selama beberapa hari," jelas Inspektur Pangan Dinkes Bondowoso, Andi Setiawan, Kamis (12/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada hari pertama, imbuhnya, tim mendatangi wilayah Kecamatan Wonosari, Prajekan, dan Cermee. Hari kedua dilanjutkan ke Kecamatan Tamanan, Maesan, dan Grujugan. Sementara pada hari terakhir, pengawasan difokuskan di sejumlah toko di wilayah perkotaan.
Dipaparkan Andi lebih jauh, dalam inspeksi tersebut petugas masih menemukan sejumlah produk yang telah kedaluwarsa maupun memiliki izin edar tidak valid.
"Produk tersebut mulai susu, keripik, kue kering, hingga bahan tambahan pangan seperti penstabil makanan," terangnya.
Dijelaskannya, produk-produk tersebut berasal dari berbagai sumber. Baik produk lokal, daerah sekitar, maupun produk nasional. "Kami sudah minta produk-produk tersebut agar segera ditarik dari etalase. Karena pengawasan ini bersifat pembinaan," tandas Andi Setiawan.
Sidak dan pengawasan tersebut untuk memastikan keamanan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Agar masyarakat dapat merasa aman saat berbelanja kebutuhan Lebaran.
Pihak Dinas Kesehatan juga mendorong pelaku usaha makanan rumahan untuk mengurus izin edar Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).
(auh/abq)