Kebakaran Hebat Hanguskan Mobil dan Toko Sparepart di Muharto Kota Malang

Kebakaran Hebat Hanguskan Mobil dan Toko Sparepart di Muharto Kota Malang

Muhammad Aminudin - detikJatim
Sabtu, 14 Mar 2026 00:54 WIB
Kebakaran di Kota Malang hanguskan toko onderdil kendaraan dan sebuah mobil gegara korek api yang dilempar ke dalam mobil.
Kebakaran di Kota Malang hanguskan toko onderdil kendaraan dan sebuah mobil gegara korek api yang dilempar ke dalam mobil. (Foto: Istimewa)
Kota Malang -

Kebakaran hebat melanda toko sparepart kendaraan di kawasan pemukiman Jalan Muharto V, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Sebuah mobil turut ludes dilalap si jago merah.

Peristiwa ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.07 WIB. Kobaran api yang cepat membesar sempat membuat warga sekitar panik mengingat lokasi kejadian berada di area perumahan padat penduduk.

Berdasarkan data UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, insiden ini diduga kuat dipicu oleh keteledoran. Sebuah korek api dilaporkan dilempar di area sekitar kendaraan yang kemudian memicu percikan api.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penyebabnya diduga dari korek yang dilempar di area kendaraan, sehingga mengakibatkan percikan api dan merembet ke bangunan toko," kata Kepala UPT Damkar Kota Malang Pandu Rizki Darmawan kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

Api dengan cepat menjalar dari kendaraan hingga menghanguskan area seluas 64 meter persegi yang merupakan toko sparepart milik korban bernama Mohammad Halil warga setempat.

ADVERTISEMENT
Kebakaran di Kota Malang hanguskan toko onderdil kendaraan dan sebuah mobil gegara korek api yang dilempar ke dalam mobil.Kebakaran di Kota Malang hanguskan toko onderdil kendaraan dan sebuah mobil gegara korek api yang dilempar ke dalam mobil. (Foto: Istimewa)

Mendapat laporan warga, tim Damkar Kota Malang langsung bergerak menuju lokasi. Sebanyak 15 personel dan 5 unit mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api. Proses pemadaman juga dibantu oleh relawan dan jajaran Polsek Kedungkandang. Petugas menghabiskan sekitar 16 ribu liter air untuk memastikan api benar-benar padam.

"Tim melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi, serta pengecekan menyeluruh untuk mengantisipasi adanya hidden fire," ungkap Pandu.

Setelah berjuang selama kurang lebih 45 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.15 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil yang diderita pemilik bangunan tergolong besar.

Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 juta mengingat banyaknya stok suku cadang kendaraan yang ikut hangus terbakar.

Pasca pemadaman, petugas Damkar juga memberikan edukasi kepada warga di lokasi kejadian agar lebih waspada terhadap penggunaan bahan pemantik api guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads