Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, semangat umat Muslim untuk meningkatkan ibadah biasanya semakin besar. Salah satu momen yang paling dinantikan adalah Lailatul Qadar, malam yang kemuliaannya disebut lebih baik dari seribu bulan.
Karena keutamaannya yang luar biasa, banyak umat Muslim berusaha memaksimalkan ibadah pada malam-malam terakhir Ramadan, terutama pada malam ganjil. Lalu, malam ke-27 Ramadan 2026 jatuh pada tanggal berapa? Berikut informasi lengkap yang perlu diketahui agar tidak terlewat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malam 27 Ramadan 1447 Jatuh pada Tanggal?
Berdasarkan kalender Hijriah tahun 2026, malam 27 Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Senin malam, 16 Maret 2026.
Perlu diketahui, dalam penanggalan Islam pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam atau waktu Magrib. Artinya, malam 27 Ramadan dimulai sejak Senin petang setelah Magrib hingga menjelang Subuh pada Selasa, 17 Maret 2026.
Pada waktu tersebut, umat Muslim biasanya meningkatkan berbagai amalan ibadah, seperti salat malam, membaca Al-Qur'an, hingga memperbanyak doa.
Jadwal Lengkap Malam Ganjil Ramadan 2026
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan. Karena itu, selain malam ke-27, beberapa malam lainnya juga sangat dianjurkan untuk dihidupkan dengan ibadah.
Berikut jadwal malam ganjil Ramadan 1447 H atau 2026 M:
- Malam 21 Ramadan: Selasa malam, 10 Maret 2026
- Malam 23 Ramadan: Kamis malam, 12 Maret 2026
- Malam 25 Ramadan: Sabtu malam, 14 Maret 2026
- Malam 27 Ramadan: Senin malam, 16 Maret 2026
- Malam 29 Ramadan: Rabu malam, 18 Maret 2026
Kelima malam tersebut menjadi waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, karena diyakini menjadi peluang datangnya malam Lailatul Qadar.
Amalan yang Dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar
Agar tidak menyia-nyiakan malam yang penuh kemuliaan ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak amalan ibadah. Beberapa amalan yang sering dilakukan pada malam Lailatul Qadar antara lain:
1. Iktikaf di Masjid
Iktikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah SWT. Amalan ini biasanya dilakukan pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
2. Salat Malam
Memperbanyak salat sunnah seperti salat Tahajud, salat Hajat, dan salat Witir menjadi amalan yang sangat dianjurkan untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar.
3. Membaca Doa Lailatul Qadar
Salah satu doa yang dianjurkan Rasulullah SAW adalah:
"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni."
Doa tersebut memiliki arti memohon ampunan kepada Allah SWT, karena Dia Maha Pemaaf dan menyukai orang-orang yang meminta ampun.
4. Tadarus Al-Qur'an
Membaca dan merenungkan ayat-ayat Al-Qur'an juga menjadi amalan utama untuk menghidupkan malam yang penuh keberkahan ini.
Momentum Memperbanyak Ibadah di Akhir Ramadan
Sepuluh malam terakhir Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa bagi umat Muslim. Selain menjadi waktu yang diyakini hadirnya Lailatul Qadar, periode ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah sebelum Ramadan berakhir.
Karena itu, banyak umat Muslim memanfaatkan malam-malam tersebut untuk memperbanyak doa, zikir, membaca Al-Qur'an, dan melakukan berbagai amal kebaikan.
Semoga pada Ramadan 2026 ini, umat Muslim diberikan kesempatan untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
(ihc/ihc)
