Hany Prasetya Kriscahyo (37) ditemukan tewas di lahan penampungan tebu Dusun Kupang, Desa Tebel, Bareng, Jombang. Pemancing ikan ini diduga kuat tewas karena menjadi korban tabrak lari truk trailer.
Kepala Desa Tebel, Khoiman menjelaskan, korban pertama kali ditemukan warga yang belanja pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB. Kondisi pria ini tewas tergeletak di lahan penampungan tebu dengan luka parah di kepala.
Penampungan tebu ini di pinggir jalan desa. Namun, lokasinya sekitar 100 meter dari permukiman penduduk. Sepeda motor Honda Blade nopol S 3940 OAP terparkir di lokasi yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Janggutnya robek, belakang kepala mengalir darah segar. Di tubuh tidak kelihatan ada luka. Motornya betul milik korban," jelasnya kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).
Olah TKP penemuan mayat pria ini melibatkan tim gabungan Polsek Bareng, Satreskrim dan Satlantas Polres Jombang. Polisi berhasil mengungkap identitas korban.
Yaitu Hany Prasetya Kriscahyo (37), warga Jalan Gunawan, Desa Latsari, Mojowarno, Jombang. Hany biasa memancing ikan di malam hari. Korban biasa mencari umpan di sawah depan penampungan tebu.
Kapolsek Bareng AKP Mustoib menuturkan, Hany diduga kuat menjadi korban tabrak lari truk trailer. Sebab ada saksi mata yang melihat truk trailer masuk ke penampungan tebu untuk memutar arah sekitar pukul 05.20 WIB.
Baca juga: Pemancing Tewas Tercebur Kolam di Trenggalek |
Setelah berhenti sejenak, truk trailer ini memutar arah, lalu meninggalkan penampungan tebu. "Di korban ada luka bekas ban di pahanya, di kepalanya juga bepeng ada bekas roda di situ. Kalau dari hasil musyawarah tadi lebih ke arah laka," terangnya.
Tidak hanya itu, polisi juga menyita barang bukti sepeda motor milik korban, kunci sepeda motor di saku celana korban, korek api dan rokok, sepasang sandal, serta 1 tas corak merah putih hitam. Jasad Hany dievakuasi ke RSUD Jombang.
"Kunci motor di saku korban, artinya posisi motor diparkir," tandas Mustoib.
(auh/abq)