Suasana berbeda terlihat di Kota Pahlawan saat Hari Raya Idulfitri 1447 H, Sabtu (21/3). Sejumlah ruas jalan utama di Surabaya terpantau lengang sejak pagi hari.
Pantauan detikJatim, volume kendaraan di jalan-jalan protokol menurun drastis seiring banyaknya warga yang tengah mudik ke kampung halaman maupun bepergian untuk liburan.
Lalu lintas di sejumlah titik strategis seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Raya Darmo, Jalan Basuki Rahmat, hingga Jalan Gubernur Suryo tampak jauh lebih sepi dibanding hari biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biasanya, kawasan tersebut padat, terutama di jam sibuk. Namun kali ini, jalanan terlihat lengang dan lancar. Kondisi lengang ini bahkan sudah terasa sejak sekitar H-2 Lebaran.
Fenomena ini pun ramai diperbincangkan di media sosial. Warganet menyebut kondisi Surabaya saat Lebaran seperti 'tinggal pemain inti', merujuk pada banyaknya warga yang mudik ke kampung halaman atau memilih berlibur ke luar kota.
Salah satu warga Surabaya, Rian (30), mengaku sangat merasakan perubahan suasana kota.
"Enak sih, jalanan jadi lancar banget. Saya memang nggak mudik, karena asli sini," kata Rian kepada detikJatim, Sabtu (21/3/2026).
Hal serupa disampaikan Dika (29), warga Surabaya lainnya. Ia menyebut momen Lebaran justru menjadi waktu terbaik untuk menikmati kota tanpa kepadatan lalu lintas.
"Biasanya ramai terus, tapi ini dari sebelum Lebaran sudah mulai longgar. Hari ini juga sepi banget. Mau ke mana-mana cepat," ujarnya.
(esw/ihc)
