Bergaya Timur Tengah, Masjid Moeldoko di Jombang Jadi Jujukan Pemudik

Bergaya Timur Tengah, Masjid Moeldoko di Jombang Jadi Jujukan Pemudik

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Sabtu, 21 Mar 2026 11:45 WIB
Masjid Moeldoko di Jombang.
Masjid Moeldoko di Jombang. Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim
Jombang -
Masjid Moeldoko di Jombang.Masjid Moeldoko di Jombang. Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim

Masjid Moeldoko memiliki daya tarik tersendiri bagi pemudik yang melintas di Jombang karena bangunannya yang bergaya Timur Tengah. Kemegahan masjid yang dibangun mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko ini kerap disinggahi para pemudik.

Masjid Moeldoko berada di pinggir jalur arteri, Jalan Raya Bandar Kedungmulyo. Lokasinya cukup strategis karena tepat berada di Simpang 3 Exit Tol Bandar Kedungmulyo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masjid ini sangat momerable karena kemegahannya. Masjid yang dibangun Jenderal Moeldoko pada tahun 2014 itu berdiri di lahan seluas 6.686 meter persegi dengan luas bangunan 30x30 meter.

Masjid Moeldoko di Jombang.Masjid Moeldoko di Jombang. Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim

Arsitektur Masjid Moeldoko bergaya Timur Tengah terinspirasi Masjid Biru di Istanbul, Turki. Seluruh struktur dinding bangunan menggunakan batu alam. Di bagian atas terdapat kuba berukuran besar dan dua menara yang menjulang tinggi di sisi kiri dan kanan kuba. Identik dengan karakter bangunan masjid Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

"Sebelum membangun, beliau (Jenderal Moeldoko) observasi ke berbagai tempat di Turki, Jakarta, dan Arab Saudi. Akhirnya condong ke Turki, dan bangun masjid seperti yang ada di Turki," terang Pengurus Masjid Moeldoko Deni Adi Saputra (25) saat ditemui wartawan, Jumat (20/3/2026).

Masjid Moeldoko terdiri dari 3 lantai. Di lantai bawah berukuran 30x30 meter, lantai dua berukuran 25x25 meter dan lantai 3 berukuran 5x20 meter. Seluruh interior dinding menggunakan material batu marmer sehingga terasa sejuk di dalam.

"Kapasitas masjid 1.500 jemaah. Lantai satu, dua, dan tiga berkapasitas 500 orang," ujarnya.

Menurut Denis, Masjid Moeldoko ramai dikunjungi pemudik saat arus mudik lebaran. Selain kemegahan bangunan dan kenyamanan tempat ibadah, masjid ini juga menawarkan rumah singgah bagi para musafir.

Masjid Moeldoko di Jombang.Masjid Moeldoko di Jombang. Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim

Di dalam Masjid Moeldoko tersedia 3 kamar tidur yang bisa dimanfaatkan pemudik menginap. Masing-masing kamar berukuran 3x3 meter, lengkap dengan kasur, kipas angin, dan lemari kayu untuk menyimpan pakaian serta barang bawaan,

Tentunya, fasilitas ini disediakan secara gratis. Pemudik cukup menunjukkan KTP ke pengurus agar bisa menikmati Rumah Musafir itu. Pengurus Masjid Moeldoko juga menyiapkan makan dan minum gratis bagi pemudik yang singgah, juga pemeriksaan kesehatan.

"Rumah Musafir ini kami sediakan bagi pemudik yang kelelahan dan tidak punya tempat menginap. Jadi, masjid ini bukan hanya tempat ibadah, melainkan juga melayani masyarakat," kata Denis.

Salah satu pemudik asal Deli Serdang, Sumut, Safian Kurdianto (31) mengaku terbantu dengan adanya Rumah Musafir ini. Ia memilih menginap bersama istrinya dan anaknya karena melihat ada rumah singgah gratis saat salat di Masjid Moeldoko.

"Saya dari Malang mau ke Medan. Saya lihat ada rumah singgah bagi pemudik, saya mampir. Tidak dipungut biaya, gratis," tandasnya.




(irb/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads