Operasi Pasar LPG 3 Kg Digelar di Seluruh Kecamatan Banyuwangi, Warga Antusias

Operasi Pasar LPG 3 Kg Digelar di Seluruh Kecamatan Banyuwangi, Warga Antusias

Eka Rimawati - detikJatim
Sabtu, 21 Mar 2026 17:00 WIB
Pemkab gelar operasi pasar untuk atasi kelangkaan LPG
Pemkab menggelar operasi pasar atasi kelangkaan LPG 3kg (Foto: Istimewa)
Banyuwangi -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menjaga ketersediaan gas elpiji subsidi 3 kg dengan menggelar operasi pasar secara bergilir di seluruh kecamatan.

Operasi pasar ini telah berlangsung sejak Selasa (17/3/2026) hingga Jumat (20/3/2026). Dalam pelaksanaannya, setiap kecamatan mendapatkan tambahan distribusi ratusan tabung gas melon untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain menyalurkan LPG ke pangkalan seperti biasa, agen elpiji juga diminta menggelar operasi pasar di titik-titik tertentu. Seperti yang berlangsung hari ini di Kantor Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Giri, masing-masing menyediakan 360 tabung LPG 3 kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini memang ekstra droping dari Pertamina. Pemkab telah meminta Pertamina agar agen menggelar operasi pasar di titik yang telah ditentukan. Kami drop 360 tabung, sebenarnya ini jatah pengiriman besok, tapi karena ada operasi pasar kami tarik jatah besok sebanyak 360. Sisanya ya kami tetap kirim ke pangkalan sesuai jadwal yang ada," kata Andreansyah, pegawai administrasi agen elpiji PT Syifa Mustika Migas.

ADVERTISEMENT
Pemkab gelar operasi pasar untuk atasi kelangkaan LPGWarga saat mengantri membeli LPG 3 Kilogram Foto: Istimewa)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pihaknya telah menerima keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG subsidi dan langsung berkoordinasi dengan Pertamina untuk menambah pasokan.

"Sebenarnya sejak awal puasa kami telah berkirim surat ke Pertamina untuk meminta tambahan droping, dan ini sudah dilakukan sejak H-7 Lebaran. Namun, masih tetap ada kelangkaan, maka kami minta segera dilakukan operasi pasar agar warga mudah mengakses," ujar Ipuk.

Ia menegaskan, Pemkab Banyuwangi akan terus memantau kondisi di lapangan bersama tim terkait.

"Kami akan terus memantau bersama tim. Pertamina juga terus kami minta responsif terkait kondisi ini," tambahnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, menjelaskan bahwa setiap pelaksanaan operasi pasar, seluruh tabung LPG yang disediakan selalu habis terdistribusi kepada masyarakat.

"Setiap harinya kami lakukan operasi pasar di enam titik kecamatan. Besok Sabtu Lebaran berhenti dulu, Minggu kami gelar lagi," kata Nanin.

Ia menambahkan, harga LPG yang dijual dalam operasi pasar tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp18.000 per tabung.

Pemkab gelar operasi pasar untuk atasi kelangkaan LPGWarga membawa LPG 3 Kilogram yang dibeli di operasi pasar Foto: Istimewa)

Operasi pasar ini disambut antusias oleh masyarakat. Sejak dibuka pukul 08.00 WIB, warga sudah terlihat mengantre untuk mendapatkan LPG subsidi.

Salah satu warga Kecamatan Giri, Warno, mengaku lega akhirnya bisa membeli gas setelah beberapa hari kesulitan mendapatkannya.

"Ini sangat membantu kami, sudah dua hari ini kami muter-muter cari elpiji, alhamdulillah sudah ada. Istri saya pasti senang," kata Warno.

Hal serupa disampaikan Yati, warga Kecamatan Banyuwangi. Ia mengaku sempat kesulitan mendapatkan LPG di pengecer dalam beberapa hari terakhir.

"Di lingkungan kami sudah tidak ada, susah nyari ke mana-mana padahal butuh untuk masak saat Lebaran besok. Karena langka begini, saya terpaksa beli makanan jadi saja, ketupat, dan sayurannya akhirnya terpaksa beli. Gas yang dapat hari ini untuk jaga-jaga saja," ujar Yati.

Pada Jumat (21/3/2026), operasi pasar digelar di enam kecamatan, yakni Pesanggaran, Banyuwangi, Giri, Bangorejo, Kabat, dan Siliragung. Sementara itu, pada Minggu (22/3/2026), operasi pasar akan kembali digelar di tujuh kecamatan, meliputi Licin, Srono, Glagah, Kalipuro, Tegalsari, Singojuruh, dan Purwoharjo.

Dengan adanya operasi pasar ini, diharapkan distribusi LPG 3 kg di Banyuwangi semakin merata dan masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan gas subsidi, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads