Memasuki hari Lebaran sejumlah stasiun kereta api di wilayah Daop 7 Madiun masih dipadati warga. Jumlah penumpang pada musim mudik meningkat hingga 107% dibandingkan tahun lalu.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan dari data pencatatan pemesanan tiket, volume penumpang selama masa Angkutan Lebaran (Angleb) 11 Maret-1 April 2026 tercatat 356.056 penumpang. Terdiri dari 166.577 penumpang naik dan 189.479 penumpang turun.
"Puncak volume penumpang naik tertinggi terjadi pada 22 Maret 2026 sebanyak 12.188 pelanggan, sedangkan penumpang turun tertinggi pada 18 Maret 2026 sebanyak 15.131 pelanggan," kata Tohari, Minggu (22/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, selama periode H-10 hingga H-1 Lebaran jumlah penumpang tercatat 188.549 orang, dengan rincian 66.793 penumpang naik dan 121.756 penumpang turun. Jika dibandingkan musim mudik 2025, tahun ini mengalami peningkatan hingga 107%.
"Periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatat total 176.681 penumpang," imbuhnya.
Tohari menambahkan, pada hari pertama Lebaran, Sabtu (21/3/2026), jumlah penumpang kereta api di Daop 7 Madiun juga masih tinggi. Pihaknya mencatat 8.632 penumpang naik dan 11.175 penumpang turun.
Hari ini jumlah penumpang diproyeksikan meningkat menjadi 22.841 orang, dengan rincian 12.288 penumpang naik dan 10.653 penumpang turun.
"Data tersebut masih dapat berubah seiring dengan penjualan tiket yang berlangsung," jelasnya.
Berikut data jumlah penumpang tertinggi kereta api di lima stasiun selama periode angkutan Lebaran 2026.
- Stasiun Madiun: 114.488 penumpang (49.916 naik, 61.572 turun)
- Stasiun Kediri: 39.118 penumpang (19.735 naik, 19.383 turun)
- Stasiun Jombang: 33.096 penumpang (15.475 naik, 17.621 turun)
- Stasiun Blitar: 31.076 penumpang (13.594 naik, 17.482 turun)
- Stasiun Tulungagung: 28.791 penumpang (13.870 naik, 15.921 turun)
(irb/dpe)
