Sebanyak 152 titik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Lamongan telah rampung 100%. Seluruh titik tersebut kini siap diresmikan, bahkan berpeluang menjadi yang pertama diresmikan Presiden Prabowo Subianto.
Komandan Kodim (Dandim) 0812 Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo mengatakan, seluruh sarana dan prasarana pendukung di masing-masing koperasi telah tersedia lengkap.
"Seluruh fasilitas mulai dari rak gerai, armada operasional seperti mobil pikap, truk fuso, hingga motor roda tiga dan AC sudah terpasang dan tertata," kata Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo kepada wartawan, Jumat (27/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, capaian tersebut menempatkan Lamongan di posisi kedua secara nasional dalam progres pembangunan KDMP. Meski demikian, pihaknya menekankan kualitas tetap menjadi prioritas utama, bukan sekadar kecepatan penyelesaian.
"Kami tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga mengutamakan kualitas. Harapannya ke depan bisa lebih baik dibanding wilayah lain," ujarnya.
Dengan kesiapan fisik yang sudah mencapai 100%, Deni optimistis Lamongan berpeluang menjadi lokasi pertama peresmian KDMP secara massal oleh pemerintah pusat. "Bulan depan rencana akan diresmikan Presiden. Tidak menutup kemungkinan Lamongan bisa menjadi yang pertama," ungkapnya.
Salah satu desa yang KDMP yang sudah selesai 100% itu adalah Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan. Kepala Desa Plosowahyu Agus Susanto menyatakan, pihaknya siap mengoptimalkan keberadaan KDMP untuk mendorong perekonomian desa. Ia menyebut akan memperluas kerja sama dengan termasuk perusahaan di sekitar wilayahnya.
"Potensi UMKM di desa kami cukup besar. Kami akan menghadirkan usaha-usaha baru agar koperasi ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Agus.
Pemerintah daerah bersama TNI berharap, kehadiran KDMP dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkelanjutan di tingkat desa.
(auh/dpe)
