Banjir Pasuruan Rusak Infrastruktur, Jalan dan Saluran Air di Beji Parah

Banjir Pasuruan Rusak Infrastruktur, Jalan dan Saluran Air di Beji Parah

Muhajir Arifin - detikJatim
Minggu, 29 Mar 2026 13:40 WIB
Jalan dan saluran air di pemukiman warga di Kabupaten Pasuruan rusak akibat banjir
Jalan dan saluran air di pemukiman warga di Kabupaten Pasuruan rusak akibat banjir (Foto: Istimewa)
Pasuruan -

Banjir yang melanda Kabupaten Pasuruan merusak sejumlah infrastruktur. Beberapa jalan dan saluran air di Desa Beji, Kecamatan Beji, mengalami kerusakan cukup parah.

Kerusakan jalan di antaranya terjadi di akses masuk Dusun Beji. Jalan paving rusak dengan lebar 3,5 meter dan panjang 20 meter, serta kedalaman gerusan air mencapai kurang lebih 1 meter.

Selain itu, kerusakan juga ditemukan di jalan masuk Dusun Ketiron dengan lebar 2,8 meter dan panjang 18 meter. Sementara di kawasan RT 03 dan RT 04, saluran air sepanjang 11 meter turut mengalami kerusakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami melihat infrastruktur di Beji menjadi salah satu yang masuk skala prioritas untuk dibantu. Dan ini juga menjadi atensi dari Pak Bupati langsung," kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pasuruan, Fajar Cahyo, Minggu (29/3/2026).

Dinas PUPR pun bergerak cepat melakukan perbaikan terhadap infrastruktur yang rusak. Pemulihan pascabencana banjir dilakukan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

ADVERTISEMENT

"Pelaksana pengerjaan siap mengerjakan dan membutuhkan waktu lima hari," terangnya.

Warga Dusun Beji mengaku senang dengan respons cepat Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Pasalnya, kondisi jalan paving yang tergerus membuat akses masyarakat menuju jalan raya menjadi terhambat.

"Kami terima kasih. Mudah-mudahan ini bisa cepat dikerjakan, sehingga warga bisa leluasa keluar masuk dusun," cetus Cahyo Adi, Kepala Wilayah Dusun Beji.

Banjir yang melanda Pasuruan terjadi akibat luapan sejumlah sungai setelah hujan dengan intensitas lebat selama lebih dari dua jam pada Selasa (24/3). Sebanyak 39 desa dan kelurahan di 10 kecamatan terdampak banjir.




(ihc/ihc)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads