Seorang nenek asal Trenggalek ditemukan meninggal dunia di tengah hutan. Korban sebelumnya hilang 12 hari lalu usai mengikuti ziarah kubur bersama.
Koordinator Pos Basarnas Trenggalek Bayu Prasetyo, mengatakan korban Wagini (84) warga Dusun Sambeng, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak ditemukan oleh pencari rumput di kawasan Gunung Manik Oro, Dusun Pesu, Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak.
"Ditemukan pukul 16.10 WIB, posisi korban ada di lereng. Jarak ditemukannya korban dengan lokasi hilang sekitar 15 kilometer," kata Bayu, Minggu (29/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya jasad korban ditemukan secara tidak sengaja oleh Garis saat mencari rumput di sekitar lokasi. Awalnya ia mencium bau menyengat dan saat ditelusuri aroma tersebut berasal dari jasad korban.
"Saksi menemukan mayat berjenis perempuan, selanjutnya ia langsung turun untuk melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa, kemudian diteruskan ke polisi dan SAR," jelasnya.
Proses evakuasi korban dilakukan oleh Tim SAR gabungan pada Minggu petang. Jenazah Wagini selanjutnya dibawa ke RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk proses identifikasi lebih lanjut.
"Alhamdulillah akhirnya korban berhasil ditemukan meskipun operasi SAR telah ditutup," jelasnya.
Sebelumnya 18 Naret 2026 korban Wagini bersama keluarga mengikuti kegiatan ziarah massal menjelang Idulfitri di pemakaman umum Desa Ngadimulyo. Saat hendak pulang, keluarga tidak menemukan korban.
Kejadian tersebut tersebut akhirnya dilaporkan ke tim SAR dan dilakukan proses pencarian hinggga tujuh hari. Tim SAR sempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi makam hingga ke kawasan hutan di sekitarnya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
(auh/abq)