Universitas Brawijaya (UB) kembali menjadi salah satu magnet utama bagi calon mahasiswa baru dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri tahun ini. UB menyediakan kuota sebanyak 5.883 calon mahasiswa untuk jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026.
Kuota sebanyak 5.883 kursi tersebut mencakup 85 program studi mulai jenjang S-1, D4, hingga D-3. Dengan jumlah peminat sebanyak 79.985 pada tahun 2025, UB menjadi salah satu perguruan tinggi paling dimintai di Indonesia.
Sejak pendaftaran dibuka pada 25 Maret 2026 lalu, antusiasme pendaftar terpantau cukup tinggi. Hingga tiga hari dibuka, tercatat sudah ribuan calon mahasiswa memilih program studi di Universitas Brawijaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai saat ini jumlah pendaftar yang memilih prodi di UB sebanyak 4.581 orang," ujar Sekretaris Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik (DALA) UB Arif Hidayat kepada detikJatim, Rabu (1/4/2026).
Arif menyebut pendaftaran UTBK-SNBT dibuka sampai 7 April 2026. UB sendiri telah melakukan persiapan matang untuk menyambut puluhan ribu calon mahasiswa yang akan memperebutkan kursi di masing-masing prodi.
Tren peminat untuk mendaftar di UB melalui jalur UTBK-SNBT tahun 2026 diperkirakan tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya yang menembus angka hampir 80 ribu pendaftar.
"Pelaksanaan UTBK akan dilakukan pada 21-30 April 2026 dan pengumuman hasil SNBT 25 Mei 2026," beber Arif.
Beberapa program studi diprediksi masih menjadi primadona dengan tingkat persaingan yang sangat ketat.
Berdasarkan peta persaingan tahun lalu, jurusan seperti Administrasi Bisnis, Kedokteran, Ilmu Hukum, hingga Psikologi konsisten mencatatkan jumlah peminat ribuan orang.
Sementara daya tampung yang tersedia relatif terbatas. Hal ini menjadikan UB tetap bertahan di jajaran enam besar perguruan tinggi negeri dengan jumlah pendaftar terbanyak secara nasional.
Program studi administrasi bisnis (D3) misalnya, jumlah peminat pada tahun 2025 sebanyak 5.081, sedangkan kuota tahun ini hanya 110 calon mahasiswa.
Sementara program studi kedokteran, jumlah pada tahun lalu sebanyak 3.295 jenjang S-1, untuk daya tampung tahun 2026 hanya sebanyak 95 calon mahasiswa.
Sedangkan ilmu hukum tahun 2026 ini hanya menyediakan kuota 210 calon mahasiswa, tahun lalu jumlah peminat mencapai 3.147 calon mahasiswa. Terakhir, program studi psikologi tahun ini menyediakan kuota 105 calon mahasiswa, tahun lalu jumlah peminat sebanyak 3.121 pendaftar.
Calon peserta diminta terus memantau informasi melalui situs resmi selma.ub.ac.id agar bisa mendapatkan pembaruan terkait jadwal, persyaratan, dan detil di setiap program studi.
(ihc/hil)
