Jembatan Buk Wedi Pasuruan Diganti, Jalan Ditutup Mulai 6 April 2026

Jembatan Buk Wedi Pasuruan Diganti, Jalan Ditutup Mulai 6 April 2026

Muhajir Arifin - detikJatim
Kamis, 02 Apr 2026 08:15 WIB
Jembatan Buk Wedi Kota Pasuruan
Jembatan Buk Wedi Kota Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)
Pasuruan -

Kementerian Pekerjaan Umum akan segera melakukan penggantian Jembatan Buk Wedi di Jalan Ir H Juanda, Kota Pasuruan. Penggantian jembatan dilakukan sebagai upaya mengatasi banjir yang kerap merendam jembatan saat debit air Sungai Petung meningkat.

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) III Jawa Timur, Deny Purwa Indarsa, mengatakan pengerjaan proyek dimulai pada tanggal 6 April 2026. Selama proses pengerjaan jalan akan ditutup total dan dilakukan pengalihan arus.

Pengalihan arus ini dilakukan karena pekerjaan peninggian jembatan membutuhkan ruang yang cukup luas, termasuk untuk mobilisasi alat berat. Selain itu, langkah tersebut juga untuk menjaga keselamatan pengguna jalan selama proses konstruksi berlangsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mulai Senin tanggal 6 April 2026 akan dimulai penggantian Jembatan Buk Wedi. Untuk mendukung kegiatan tersebut kami perlu penutupan total di Jalan Ir H Juanda dan akan dilakukan pengalihan arus," kata Deny, Kamis (2/4/2026).

ADVERTISEMENT

Semua kendaraan akan dialihkan ke Jalur Lingkar Selatan (JLS) Kota Pasuruan. Meliputi Jalan Gatot Subroto, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Untung Suropati, Jalan Setiabudi dan Jalan KH Hasyim Ashari dan tembus Simpang Tiga Blandongan.

"Pengalihan arus dimulai 6 April bertepatan dengan pelaksanaan pengerjaan penggantian jembatan," terangnya.

Terkait pengalihan arus pihaknya telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Pasuruan Kota, Dishub Kota Pasuruan dan Jasamarga Tol Gempol-Pasuruan. Menurut Deny, pihaknya bersama instansi terkait akan memasang perambuhan terkait pengerjaan proyek dan pengalihan arus.

Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan menambahkan pihaknya menyiapkan personel dan sarana prasarana untuk mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap para pengguna jalan mematuhi rambu yang disiapkan demi kelancaran lalu lintas selama pengerjaan proyek dan pengalihan arus.

"Kendaraan besar dari Surabaya langsung diarahkan ke JLS di Pertigaan Gadingrejo, sementara kendaraan pribadi dan roda dua bisa masuk kota lalu diarahkan ke JLS lewat Jalan Balai Kota. Sementara kendaraan dari arah Probolinggo, semua langsung diarahkan ke JLS di Simpang Tiga Blandongan," terangnya.

Selain lewat JLS, kendaraan roda empat ke atas juga bisa memilih lewat jalan tol.

Jembatan Buk Wedi di Jalan Ir H Juanda Kota Pasuruan hampir dipastikan terendam saat Sungai Petung meluap. Saat banjir di atas 20 sentimeter, jalan ditutup dan kendaraan dialihkan. Selepas banjir surut petugas harus membersihkan lumpur agar tidak licin.

Selama musim hujan akhir 2025 hingga awal 2026 ini sudah sekitar enam kali penutupan jalan akibat banjir di lokasi ini.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads