Pemkot Kediri Salurkan Terpal untuk Warga Terdampak Angin Kencang

Pemkot Kediri Salurkan Terpal untuk Warga Terdampak Angin Kencang

Andhika Dwi - detikJatim
Sabtu, 04 Apr 2026 15:40 WIB
Bantuan terpal untuk korban bencana angin kencang di Kota Kediri.
Bantuan terpal untuk korban bencana angin kencang di Kota Kediri. (Foto: Istimewa)
Kota Kediri -

Pemerintah Kota Kota Kediri menyalurkan bantuan sementara berupa terpal kepada warga yang rumahnya rusak akibat cuaca ekstrem berupa angin kencang, Jumat (3/4/2026) malam. Sedikitnya 31 rumah dilaporkan terdampak, mayoritas mengalami kerusakan pada bagian atap.

Berdasarkan hasil asesmen, kerusakan didominasi atap berbahan seng yang tersingkap diterjang angin. Selain itu, sejumlah genteng rumah warga juga pecah dan berjatuhan. Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Ariyanto, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

"Kami distribusikan bantuan melalui kelurahan. Terpal kami serahkan ke lurah agar bisa segera dibagikan ke warga terdampak," kata Joko, Sabtu (4/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai penanganan darurat, BPBD telah menyalurkan sekitar 40 terpal. Bantuan ini digunakan untuk menutup bagian atap rumah yang rusak agar tetap terlindungi dari hujan.

"Hari ini kami bantu sekitar 40 terpal untuk penanganan sementara, supaya rumah warga tetap aman dari hujan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Penyaluran bantuan juga melibatkan perangkat RT dan RW setempat guna memastikan distribusi tepat sasaran. Pemerintah berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Sementara itu, Camat Kota Kediri Agus Suharyanto menyebutkan bahwa wilayah yang terdampak tersebar di beberapa titik. Di antaranya RW 5, RW 7, dan RW 8.

"Total ada sekitar 31 rumah terdampak. Kami juga menyiapkan cadangan bantuan jika masih ada warga yang belum terdata," jelasnya.

Ke depan, Pemkot Kediri akan memperkuat koordinasi hingga tingkat kelurahan dengan mendorong pembentukan unit penanganan darurat berbasis masyarakat, guna mempercepat respons saat terjadi bencana serupa.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads