Para Gen Z yang sedang mencari hunian, ada kabar baik nih dari Pemkot Surabaya. Pemerintah menyiapkan dua rumah susun sederhana milik (Rusunami) khusus para Gen Z dengan harga mulai Rp 100 juta.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, selain Gen Z yang single, rusunami juga diprioritaskan untuk pasutri muda. Fasilitasnya pun berbeda dengan rusunami dahulu.
Namun, syarat pembelian Rusunami yaitu warga KTP Surabaya. Sementara, lokasi Rusunami berada di Kawasan Tambak Wedi dan Rungkut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita membuatkan Rusunami untuk Gen Z yang baru menikah, terutama untuk ASN-ASN yang baru menikah dan itu orang Surabaya," kata Eri, Senin (6/4/2026).
Eri membeberkan alasan menyasar Gen Z Surabaya, karena populasinya sangat tinggi, bahkan tahun 2029 diprediksi mencapai 80 persen. Selain itu, tujuannya untuk mengubah taraf hidup warga miskin Kota Pahlawan.
Eri mengatakan, ada beberapa fasilitas di Rusunami. Denah Rusunami khusus Gen Z ini berbeda dengan rusunami yang sudah ada. Unit rusunami sebelumnya hanya ada satu kamar, sedangkan yang akan dibangun kali ini, memiliki dua kamar.
"Jadi rusunami ini bukan yang punya satu kamar, tapi unitnya yang ada dua kamar. Sehingga mereka bisa tinggal di situ ketika menikah dan punya anak, jadi unitnya itu minimal dua kamar," ujarnya.
Selain itu, rusunami yang akan dibangun terdapat lift seperti di apartemen. Harganya juga dinilai lebih terjangkau daripada apartemen.
"Harganya Insyaallah di bawah Rp 500 juta. Ada yang Rp 100 juta, ada yang Rp 200 juta, dan ini masih kita hitung. Kalau diperlukan, nanti kita gunakan aset pemerintah kota untuk rumah tinggal warga Surabaya yang baru menikah," urainya.
Ia menjelaskan, perbedaan bangunan rusunami dengan rumah susun sederhana sewa (rusunawa). Bangunan rusunami dibangun oleh swasta dan bisa dibeli, sedangkan rusunawa yang membangun adalah pemkot namun dengan sistem sewa.
"Setelah membeli dan yang merawat kan mereka (pemilik unit), kemudian bagaimana nanti mereka bersama menjaga dan merawat lift-nya, di apartemen kan juga sama. Kalau rusunawa kan yang membangun pemkot, yang menempati warga, yang memperbaiki pemkot," jelasnya.
Adapun beberapa syarat yang wajib dipenuhi Gen Z untuk bisa menghuni rusunami nantinya. Di antaranya adalah warga Kota Surabaya dan Gen Z yang berasal dari keluarga miskin.
"Karena nanti kita cek, dia termasuk warga kurang mampu atau tidak. Kemudian apakah dia termasuk Gen Z yang baru menikah dan memiliki rumah atau tidak? Jadi sejauh itu nanti yang akan kita lakukan," pungkasnya.
(esw/hil)
