Kecelakaan adu banteng terjadi Situbondo. Dua pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tewas dalam peristiwa ini.
Kejadian laka yang terjadi di jalan raya Desa/Kecamatan Bungatan tersebut, melibatkan sepeda motor nopol P 2334 FC kontra mobil pikap nopol N 8621 BM.
Korban meninggal yakni M Dhani (17), warga Desa Ketiwan, Arjasa dan Arven (16), warga Desa Kilensari, Panarukan Situbondo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo Ipda Hariyanto mengatakan, kecelakaan ini terjadi pukul 09.00 WIB. Korban mengalami pendarahan pada hidung, telinga, robek di kepala, dan patah tulang.
"Korban Arven ini dibonceng M Dhani, meninggal dunia dalam perjalanan saat dibawa petugas ke RSUD Besuki, Situbondo," tambahnya, saat dikonfirmasi detikJatim, Senin (6/4/2026).
Lebih lanjut, Hariyanto mengungkapkan, kecelakaan berawal saat korban M Dhani yang berboncengan dengan Arven menghantam pikap yang dikemudikan Jalil (38), warga Kabupaten Malang.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tabrakan keras berasa di jalur dari arah berlawanan.
"Dugaan sementara, penyebab laka lantas tersebut, pemotor tidak memperhatikan arus lalin dari arah timur saat mendahului kendaraan di depannya," pungkas Hariyanto.
(irb/hil)
