Aksi Heroik Masinis-Petugas KAI Gagalkan Bunuh Diri di Rel Kertosono

Round Up

Aksi Heroik Masinis-Petugas KAI Gagalkan Bunuh Diri di Rel Kertosono

Amir Baihaqi - detikJatim
Jumat, 10 Apr 2026 08:30 WIB
KA Malioboro Ekspres di Kertosono Nganjuk sempat berhenti luar biasa karena ada percobaan bunuh diri
KA Malioboro Ekspres di Kertosono Nganjuk sempat berhenti luar biasa karena ada percobaan bunuh diri (Foto: Dok. Istimewa)
Nganjuk -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Aksi cepat masinis dan petugas PT KAI Daop 7 Madiun berhasil menyelamatkan nyawa seorang wanita berusia 50 tahun yang mencoba melakukan aksi bunuh diri di jalur kereta api antara Stasiun Kertosono dan Stasiun Baron, Nganjuk, pada Kamis (9/4/2026).

Peristiwa dramatis ini bermula sekitar pukul 14.00 WIB. Masinis KA Malioboro Ekspres (relasi Purwokerto-Malang) melaporkan adanya sosok orang yang dalam posisi tidur terlentang tepat di tengah rel kereta api.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan darurat dari masinis, pihaknya segera mengambil langkah cepat untuk menghentikan laju kereta.

ADVERTISEMENT

"Diduga akan melakukan tindakan bunuh diri. Petugas segera melakukan langkah cepat dengan menghentikan laju kereta untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Tohari dalam keterangan resminya, Jumat (10/4/2026).

KA Malioboro Ekspres dilaporkan melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di KM 97+900 pada pukul 14.03 WIB guna mengantisipasi pergerakan warga tersebut. Setelah petugas pengamanan Stasiun Kertosono tiba di lokasi dan mengevakuasi wanita tersebut, jalur dinyatakan aman dan kereta kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 14.12 WIB.

Meskipun nyawa berhasil diselamatkan, insiden ini sempat mengganggu jadwal perjalanan kereta api di wilayah tersebut. Tercatat dua rangkaian KA mengalami keterlambatan yakni KA 170B (Malioboro Ekspres): Terlambat 13 menit dan KA 82B (Sancaka): Terlambat 5 menit saat melintas di Baron.

"KAI mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan jiwa manusia. Tindakan cepat masinis dan petugas di lapangan menjadi kunci mencegah insiden fatal," tegas Tohari.

Kapolsek Kertosono, Kompol Joni Suprapto, mengonfirmasi bahwa wanita tersebut kini dalam kondisi selamat. Berdasarkan pemeriksaan awal, diketahui wanita tersebut berasal dari Tulungagung.

"Yang bersangkutan sudah dievakuasi ke Polsek Kertosono dan saat ini sedang menunggu dijemput oleh pihak keluarga atau anaknya," kata Kompol Joni.

Terkait motif aksi nekat tersebut, pihak kepolisian menduga kuat bahwa wanita tersebut sedang mengalami tekanan psikis. "Memang diduga hendak bunuh diri, kemungkinan karena depresi," pungkasnya.




(hil/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads