Jejak Terakhir Pemuda Bunuh Diri di Jembatan Cangar Tinggalkan Sandal-Rokok

Jejak Terakhir Pemuda Bunuh Diri di Jembatan Cangar Tinggalkan Sandal-Rokok

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Senin, 13 Apr 2026 11:00 WIB
Penampakan tak sengaja sosok pria di Jembatan Cangar perbatasan Kota Batu-Mojokerto sebelum melompat bunuh diri
Bunuh diri di Jembatan Cangar/Foto: Dok. Istimewa/tangkapan layar
Kota Batu -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Di tepi Jembatan Cangar, hanya tersisa sepasang sandal, sebungkus rokok, dan sebuah korek api. Benda-benda sederhana itu kini menjadi saksi bisu dari BeritaKlik-BeritaKlik terakhir seorang pemuda sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa di dasar jurang.

Barang-barang tersebut ditemukan tak lama setelah peristiwa tragis yang menimpa MMA (24), pemuda asal Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Polisi menduga, benda-benda itu adalah milik korban yang tertinggal sesaat sebelum ia melompat dari jembatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasat Reskrim Polres Batu AKP Joko Suprianto membenarkan, sejumlah barang pribadi korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian, termasuk yang terlihat dalam video viral.

ADVERTISEMENT

"Memang benar dari ciri-ciri yang ada di video dan temuan setelah olah TKP bahwa itu memang korban yang terekam sebelum ditemukan tewas di bawah jembatan," ungkap Joko kepada detikJatim, Rabu (8/4/2026).

Dalam video yang beredar, korban tampak berdiri di pembatas jembatan, sesekali juga terlihat duduk melamun di atas sepeda motornya. Tak jauh dari lokasi itu, ditemukan sandal, rokok, dan korek api yang diduga kuat miliknya.

Benda-benda tersebut memperkuat dugaan bahwa korban telah berada cukup lama di lokasi sebelum kejadian. Berdasarkan keterangan saksi, korban bahkan sudah berada di jembatan sekitar dua jam sebelum akhirnya ditemukan jatuh ke jurang.

Peristiwa itu sendiri terungkap setelah warga melaporkan adanya pria tergeletak di bawah Jembatan Kembar Cangar pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi berlumuran darah di area bebatuan.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga korban meninggal akibat jatuh dari ketinggian.

"Luka ini diduga kuat akibat terjatuh dari jembatan," kata Joko, Kamis (9/4/2026).

Meski dugaan bunuh diri menguat, polisi masih mendalami motif di balik aksi nekat tersebut. Sejumlah saksi, termasuk keluarga korban, telah diperiksa.

Dari keterangan keluarga, korban diketahui tidak memiliki masalah dalam keluarga maupun ekonomi. Ia juga bekerja sebagai karyawan percetakan.

Polisi sempat menduga motif asmara menjadi salah satu kemungkinan. Namun, upaya penelusuran masih terkendala karena ponsel korban ditemukan dalam kondisi terkunci.

"Untuk salah satu bukti ponsel yang seharusnya bisa ngasih petunjuk, posisi terkunci sandi. Saat ini masih mencari pendalaman lebih lanjut," ungkap Joko.

Kini, sandal, rokok, dan korek api yang tertinggal di lokasi menjadi potongan kecil dari teka-teki besar yang masih berusaha diungkap polisi. Sementara itu, video yang merekam keberadaan korban sebelum kejadian terus menjadi perbincangan luas di media sosial.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads