Viral Ibu Muda Maki Emak-emak hingga Toyor Kepala Anak di Mojokerto

Viral Ibu Muda Maki Emak-emak hingga Toyor Kepala Anak di Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Sabtu, 18 Apr 2026 16:10 WIB
Ibu muda maki-maki pengendara motor perempuan di Mojokerto
Ibu muda memaki emak-emak pengendara motor perempuan di Mojokerto (Foto: Tangkapan layar)
Mojokerto -

Seorang ibu muda (bumud) viral karena memaki pengendara sepeda motor perempuan di Jalan Empunala, Kota Mojokerto. Tidak hanya itu, bumud pengendara mobil Daihatsu Ayla hitam ini juga 2 kali menoyor kepala anak si pemotor.

Video yang diterima detikJatim, bumud ini memaki pemotor dengan suara kencang. Perempuan memakai kaus oranye, legging hitam dan sandal jepit ini berbicara dengan logat batak, tapi sesekali bisa bahasa jawa. Sedangkan si pemotor lebih banyak diam sambil duduk di atas motor Yamaha NMax biru muda bersama anak laki-lakinya.

Suara keras bumud memaki pemotor ini mengundang perhatian warga sekitar. Nampak seorang pria ojek online (ojol) berusaha meredakan situasi. Namun, bumud menyuruhnya diam karena dianggap tidak tahu ceritanya. Ya, bumud ini menuduh pemotor memotong jalannya sehingga dia ngerem mendadak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rem mendadak itu membuat anak perempuannya yang duduk di kursi depan, kaget. Beruntung anaknya memakai sabuk pengaman sehingga kepalanya tak terbentur dashboard mobil. Sambil mengatakan narasi tersebut, bumud 2 kali menoyor kepala anak pemotor.

Toyoran cukup keras ini membuat si anak langsung tertunduk. Selanjutnya bumud memukul helm pemotor atau ibu si anak sambil terus melontarkan makian. Pemotor ini dikatai lonte, pakai kerudung, berhijab tidak punya otak, otaknya ditinggal di dapur.

ADVERTISEMENT

"Kamu buat anak ngencok bisa, bawa motor tak bisa. Ayo urusan polisi, kalau tak terima ayo urusan polisi, jangan menghindar, ayo urusan polisi, yang mancing masalah kamu lo ya," kata bumud yang dikutip detikJatim, Sabtu (18/4/2026).

Tak sampai di situ, bumud melarang pemotor perempuan ini pergi. Ia terus mengajak pemotor untuk menyelesaikan masalah dan mengecek dashcam belakang mobilnya. Ketika pemotor memutar motornya ke timur, lalu hendak pergi, bumud menginjak spakbor depannya. Saat pemotor memutar motornya ke barat, tasnya ditarik oleh bumud.

"Saya tidak menghindar, tapi kasihan anak saya," ujar si pemotor.

Sejurus kemudian, bumud ditegur jukir karena mobilnya menghalangi jalan. Sebelum kembali ke mobilnya, bumud lebih dulu mengambil kunci sepeda motor si pemotor. Setelahnya, bumud memilih meninggalkan lokasi.

"Aku tak minggirin mobilku, jangan lari kamu," cetusnya sambil membawa kunci sepeda motor si pemotor.

Sosok perempuan berjilbab yang mengendarai Yamaha Nmax tersebut adalah Lutvia Indriana (33), warga Kelurahan Wates, Magersari, Kota Mojokerto. Profesinya guru PJOK sekolah dasar (SD) di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Sedangkan anaknya inisial MAH (9), siswa kelas 2 SD.

Menurut Lutvia, insiden dalam video yang viral terjadi di Jalan Empunala, tepatnya di depan Enny Risol pada Selasa (14/4) sekitar pukul 14.30 WIB. Sore itu, ia dalam perjalanan pulang setelah mengajar dan menjemput putranya. Ia dituduh memotong jalan bumud pengemudi Ayla ketika belok kanan di Simpang 4 Sekarsari dari Jalan Gajah Mada ke Jalan Empunala.

"Saya jalan pelan belok kanan ambil lajur kiri. Saya tidak sadar kalau memotong jalan, kalau menyalip iya dari sisi kiri. Saya dan mobil ini sama-sama belok kanan, sama-sama sein kanan," terangnya kepada wartawan.

Setelah belok kanan, Lutvia melaju pelan di lajur kiri mengarah ke timur di Jalan Empunala. Sekitar 50 meter dari Simpang 4 Sekarsari, tepatnya di depan Enny Risol, laju sepeda motornya dipotong bumud pengendara mobil Ayla. Saat itulah insiden dalam video yang viral mulai terjadi.

"Sampai di depan Enny Risol, laju motor saya dipotong oleh mobil tersebut. Dia buka kaca mobil, saya disiram air dari botol sambil diumpat-umpat. Kena saya dan anak saya. Saya kaget kok tiba-tiba disiram air dan diumpat seperti itu, salah saya apa," jelasnya.

Lutvia membenarkan bahwa bumud penemudi Ayla itu 2 kali menoyor kepala putranya. Kemudian datanglah seorang pria yang menggendong anaknya untuk diamankan ke toko onde-onde Boliem dekat lokasi keributan. Menurutnya, perbuatan bumud itu membuat putranya ketakutan.

"Kaget pasti. Setelah ditoyor kepalanya, saya peluk, saya suruh menunduk, dia menangis. Anak saya tidak pernah dengar kata-kata kasar. Waktu di rumah (setelah pulang), dia bilang tidak mau lewat jalan itu lagi kalau sama ibu, kalau sama ayah, bareng-bareng gitu aku mau. Kemarin pagi dia bilang kalau dia tidak sekolah, saya dilarang bawa motor sendiri, disuruh naik ojol," ungkapnya.

Tidak hanya itu, bumud pengemudi Ayla juga sempat memukul helmnya 2 kali, serta 2 kali menyolok mata kanannya. Sehingga sudut kanan matanya terluka. Lutvia mengambil foto luka di sudut mata kanannya.

"Saat itu saya sudah meminta maaf kalau saya salah, tapi respons dia maaf saja tidak cukup. Dia menantang lapor polisi kalau tidak terima," tandasnya.

Lutvia dan putranya akhirnya bisa pulang karena dijemput suaminya, Nanang Agustri (48). Nanang tiba setelah pelaku meninggalkan lokasi. Setelah membawa pulang anaknya, Nanang kembali membawa kunci cadangan sepeda motor istrinya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads