Besok Masuk Asrama, Ini Larangan Calon Jemaah Haji 2026 Selama Karantina

Besok Masuk Asrama, Ini Larangan Calon Jemaah Haji 2026 Selama Karantina

Jihan Navira - detikJatim
Senin, 20 Apr 2026 21:00 WIB
Jemaah asal NTT di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).
Ilustrasi calon jemaah haji tiba di asrama haji. Foto: Istimewa
Surabaya -

Besok, Selasa 21 April 2026, calon jemaah haji mulai masuk asrama untuk menjalani masa karantina sebelum diberangkatkan ke tanah suci. Selama berada di asrama, jemaah tidak hanya mengikuti rangkaian pemeriksaan dan pembekalan, tetapi juga wajib mematuhi sejumlah aturan ketat.

Jadwal kegiatan jemaah haji 2026 di asrama haji menjadi hal penting yang perlu diketahui sebelum keberangkatan ke Baitullah. Di asrama haji, para calon jemaah haji akan mendapatkan pembekalan akhir terkait ibadah haji.

Selain mengikuti agenda yang telah ditetapkan, jemaah juga perlu mematuhi berbagai aturan serta larangan selama berada di asrama haji. Pemahaman tersebut penting agar seluruh proses keberangkatan dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadwal Kegiatan Haji 2026

Kementerian Haji dan Umrah telah menetapkan Rencana Perjalanan Haji 1447 H/2026 M melalui Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 7 Tahun 2025. Jadwal ini menjadi pedoman pelaksanaan seluruh rangkaian ibadah haji bagi jemaah Indonesia pada musim haji 2026.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan ketetapan tersebut, perjalanan haji dijadwalkan dimulai pada 21 April 2026 dan berakhir pada 1 Juli 2026. Selama periode itu, jemaah akan menjalani berbagai tahapan mulai dari keberangkatan, pelaksanaan puncak haji, hingga kepulangan ke Tanah Air. Berikut jadwal lengkapnya.

April 2026

  • 21 April 2026: Jemaah haji masuk asrama haji
  • 22 April 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji Gelombang I dari Tanah Air ke Madinah

Mei 2026

  • 1 Mei 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji Gelombang I dari Madinah ke Makkah
  • 6 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji Gelombang I dari Tanah Air ke Madinah
  • 7 Mei 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji Gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah
  • 15 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji Gelombang I dari Madinah ke Makkah
  • 21 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji Gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah; Closing date KAAIA Jeddah (pukul 24.00 WAS)
  • 25 Mei 2026: Pemberangkatan jemaah haji dari Makkah ke Arafah
  • 26 Mei 2026: Wukuf di Arafah
  • 27 Mei 2026: Idul Adha 1447 H
  • 28 Mei 2026: Hari Tasyrik I
  • 29 Mei 2026: Hari Tasyrik II (Nafar Awal)
  • 30 Mei 2026: Hari Tasyrik III (Nafar Tsani)

Juni 2026

  • 1 Juni 2026: Awal pemulangan jemaah haji Gelombang I dari Makkah melalui Jeddah ke Tanah Air; Awal kedatangan jemaah haji Gelombang I di Tanah Air
  • 7 Juni 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji Gelombang II dari Makkah ke Madinah
  • 15 Juni 2026: Akhir pemulangan jemaah haji Gelombang I dari Jeddah ke Tanah Air
  • 16 Juni 2026: Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 H; Awal pemulangan jemaah haji Gelombang II dari Madinah ke Tanah Air; Awal kedatangan jemaah haji Gelombang II di Tanah Air
  • 21 Juni 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji Gelombang II dari Makkah ke Madinah
  • 30 Juni 2026: Akhir pemulangan jemaah haji Gelombang II dari Madinah ke Tanah Air
    Juli 2026
  • 1 Juli 2026: Akhir kedatangan jemaah haji Gelombang II di Tanah Air

Panduan Berangkat ke Asrama Haji

Ada pun selama perjalanan dari rumah hingga ke asrama haji embarkasi, terdapat imbauan yang bisa dilakukan oleh para calon jemaah haji sebagai berikut.

  • Mengikuti arahan tertulis dalam surat panggilan.
  • Perbanyak zikir dan doa.
  • Membaca talbiyah untuk memantapkan diri berangkat haji tanpa disertai niat ihram semata-mata sebagai zikir dan syi'ar.
  • Men-jama' dan meng-qasar salat karena selama dalam perjalanan sudah berlaku hukum salat musafir.

Larangan Selama di Asrama Haji

Melansir detikHikmah, calon jemaah haji akan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026. Selama berada di asrama haji, calon jemaah haji tidak diperkenankan melakukan beberapa hal berikut.

  • Menimbulkan keributan, termasuk keluar masuk asrama haji tanpa aturan. Larangan ini diterapkan untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kesehatan seluruh jemaah.
  • Mengabaikan atau tidak menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) yang telah diberikan di Asrama Haji seperti masker dan botol semprot atau botol minum.

Kewajiban Selama Berada di Asrama Haji

Setibanya di asrama haji embarkasi, terdapat beberapa kewajiban yang harus dipenuhi setiap calon jemaah haji sebagai berikut.

  • Mengikuti prosesi penerimaan serta serah terima dari panitia kabupaten/kota kepada PPIH embarkasi. Menjalani pemeriksaan kesehatan tahap akhir sebelum keberangkatan.
  • Menempati tempat akomodasi yang telah ditentukan serta mengonsumsi makanan yang disediakan oleh panitia penyelenggara haji.
  • Selama berada di asrama haji embarkasi, jemaah juga diwajibkan untuk:
    • Tinggal di kamar yang telah ditentukan panitia.
    • Mengonsumsi katering yang disediakan PPIH embarkasi.
    • Mengikuti kegiatan pendalaman manasik haji.
    • Menerima dokumen dan perlengkapan penting, seperti paspor, visa, gelang identitas, serta uang saku (living cost) sebesar 750 Riyal Saudi.
    • Memastikan kelengkapan serta kesesuaian data pada paspor dan visa, termasuk nama dan foto, serta memastikan dokumen tersebut tidak tertukar dengan milik jemaah lain.
    • Menjaga barang berharga milik pribadi, seperti uang, telepon genggam, perhiasan, dan dokumen penting.
    • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta mematuhi ketertiban selama di asrama.
    • Menunjukkan sikap toleransi, saling membantu antar jamaah, serta bersabar dalam menghadapi berbagai situasi.
    • Memakai pakaian ihram bagi jemaah haji gelombang II ketika hendak berangkat dari asrama haji menuju bandara.

Terkhusus calon jemaah haji gelombang II, niat ihram dapat dilakukan di asrama embarkasi, di dalam pesawat saat melintasi miqat (Yalamlam atau Qarnul Manazil) setelah pemberitahuan dari kru, atau setibanya di Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

Berangkat Menuju Bandara Embarkasi

Melansir Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah 2026, terdapat imbauan yang ditujukan kepada para calon jemaah haji saat berangkat menuju bandara embarkasi sebagai berikut.

  • Menaiki bus dengan tertib dan teratur sesuai dengan regu dan rombongan.
  • Memperhatikan tas tentengan dan tas paspor agar tidak sampai tertinggal.
  • Membaca doa atau mengaminkan doa pembimbing ibadah saat berangkat menuju bandara.

Adapun larangan yang ditujukan kepada para calon jemaah haji ketika hendak menuju ke bandara.

  • Membawa majalah atau rekaman porno, tulisan-tulisan yang bersifat provokatif, narkoba, rokok lebih dari 200 batang, dan jamu berlebihan.
  • Menerima titipan barang dari siapa pun karena dikhawatirkan barang itu bersifat terlarang seperti narkoba dan dokumen yang sifatnya melawan negara, yang membahayakan calon jemaah haji.

Anjuran Sebelum Berangkat Ke Tanah Suci

Kementerian Haji dan Umrahmelalui Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah 2026 mengimbau jemaah untuk melakukan beberapa hal berikut sebelum berangkat ke tanah suci.

  • Menjaga kondisi kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi.
  • Merawat kebugaran/kesehatan fisik dengan berolahraga secara teratur.
  • Menyelesaikan urusan pribadi, dinas, dan sosial kemasyarakatan.
  • Menyiapkan bekal untuk keluarga yang ditinggalkan.
  • Menyiapkan barang-barang bawaan, mulai dari dokumen (Surat Panggilan Masuk Asrama/SPMA, bukti setor luas Bipih berwarna biru, buku dan atau kartu kesehatan), perbekalan, pakaian, sampai obat-obatan pribadi.
  • Melaksanakan salat sunah safar dua rakaat dan berdoa untuk keselamatan diri dan keluarga yang ditinggalkan.

Masa persiapan di asrama haji bukan sekadar menunggu keberangkatan, tetapi menjadi momen penting untuk memantapkan niat, menjaga kesehatan, dan melengkapi seluruh kebutuhan perjalanan ibadah. Semoga seluruh rangkaian haji 2026 berjalan lancar dan para jemaah memperoleh haji yang mabrur.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads