Gus Fawait dan Ning Ghyta Bawa Jember Panen Penghargaan

Gus Fawait dan Ning Ghyta Bawa Jember Panen Penghargaan

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Rabu, 22 Apr 2026 15:33 WIB
Bupati Jember, Gus Fawait
Bupati Jember, Gus Fawait (Foto: Istimewa)
Jember -

Kabupaten Jember meraih sejumlah penghargaan di berbagai ajang tingkat regional hingga nasional. Penghargaan tersebut diraih oleh Bupati Jember Gus Fawait hingga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember Ning Ghyta Eka Puspita.

Mewakili Bupati Jember, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Regar Jeane Dealen Nangka menghadiri Puncak Acara Hari Pers Nasional 2026 dan HUT PWI Jatim ke-80 di Dyandra Convention Center, Surabaya, pada Kamis (16/4/2026).

Dalam ajang tersebut, Gus Fawait menerima penghargaan kategori Tokoh Daerah Peningkatan Layanan Publik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah, terima kasih kepada PWI Jawa Timur atas penghargaan ini. Ini adalah vitamin bagi kami semua untuk bekerja lebih giat dan lebih semangat lagi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jember," ujar Gus Fawait.

ADVERTISEMENT

Gus Fawait menjelaskan, tiga program unggulan yang menjadi motor penggerak perubahan di Jember, yakni UHC (Universal Health Coverage) Prioritas, Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan (Peta Cinta), dan Wadul Gus'e.

Ketiga program tersebut bertujuan untuk memperluas akses layanan kesehatan, mempermudah administrasi kependudukan, serta membuka ruang komunikasi langsung antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Selain itu, Gus Fawait juga meraih penghargaan dalam peringatan HUT ke-20 Beritajatim.com yang digelar di Grand City, Surabaya, pada Selasa (21/4/2026). Ia dianugerahi penghargaan kategori Penguat Demokrasi dengan sub-kategori Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan.

"Saya persembahkan award ini kepada seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Jember, para ASN yang hari ini turun ke bawah untuk bahu-membahu. Tidak melihat asal mereka, apakah guru, nakes, atau yang lain, semua bersatu untuk memastikan data kemiskinan ekstrem di Jember benar-benar valid," terangnya.

Gus Fawait menekankan bahwa keakuratan data menjadi pondasi utama agar intervensi pembangunan tepat sasaran. Ia juga menyebut kemiskinan menjadi akar dari berbagai persoalan sosial lainnya, sehingga dengan menekan angka kemiskinan akan berdampak pada perbaikan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Pemkab Jember panen penghargaanPemkab Jember panen penghargaan Foto: Istimewa

Di sisi lain, penghargaan juga diraih oleh Ning Ghyta Eka Puspita dalam ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 yang diselenggarakan Kompas TV di Jakarta pada Selasa (21/4/2026). Ia meraih penghargaan kategori Puspa Cita atas kontribusinya dalam pemberdayaan perempuan berbasis keluarga.

"Bagi saya, banyak persoalan di daerah berakar dari keluarga. Karena itu PKK hadir untuk mendampingi, membersamai, dan menguatkan perempuan agar mampu menjadi penggerak dari lingkup terkecil," tuturnya.

Melalui perannya di Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta menginisiasi sejumlah program, salah satunya Mlijo Cinta yang terintegrasi dengan Dekranasda sebagai ruang pendampingan bagi pelaku usaha perempuan. Selain itu, ia juga memperkuat program 1200 tenaga kesehatan (nakes) melalui sinergi lintas sektor.

"Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh perempuan luar biasa di Kabupaten Jember, khususnya para kader PKK, kader posyandu, dan anggota Dekranasda yang telah bekerja dengan sepenuh hati," pungkasnya.

Sejumlah penghargaan tersebut menjadi bukti capaian Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendorong pelayanan publik, pengentasan kemiskinan, hingga pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads