Kisah Pasutri Guru Honorer Berangkat Haji Hasil Menabung Selama 14 Tahun

Kisah Pasutri Guru Honorer Berangkat Haji Hasil Menabung Selama 14 Tahun

Esti Widiyana - detikJatim
Kamis, 23 Apr 2026 08:30 WIB
Abdul Syakur (60) dan Roisyatul Khoiriyah Suyoko Siham (56) pasangan suami istri (Pasutri) guru honorer di Kabupaten Probolinggo.
Abdul Syakur (60) dan Roisyatul Khoiriyah Suyoko Siham (56) pasangan suami istri (Pasutri) guru honorer di Kabupaten Probolinggo. (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Abdul Syakur (60) dan Roisyatul Khoiriyah Suyoko Siham (56), pasangan suami istri (Pasutri) guru honorer di Kabupaten Probolinggo bersyukur bisa berangkat haji berdua. Pasangan ini mendaftar haji dari hasil menabung selama belasan tahun.

Pasutri ini konsisten menabung selama kurang lebih 14 tahun. Roisyatul menceritakan dia dan suaminya yang sebagai guru honorer dan guru mengaji bertekat mendaftar haji sejak 2010. Setelah itu, keduanya berniat dan konsisten menyisihkan uang.

"Saya itu bisa menabung sedikit demi sedikit akhirnya menjadi bukit. Sejak tahun 2012 atau selama 14 tahun menunggu," kata Roisyatul saat ditemui detikJatim di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Rabu (22/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan gaji Rp1,4 juta per bulan sebagai guru honorer Madrasah Ibtidaiyah, Probolinggo, Roisyatul harus pandai mengatur keuangannya. Sisa dari kebutuhan sehari-hari itu dia kumpulkan sedikit demi sedikit.

"Saya itu percaya sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit. Kadang nabungnya sisa Rp20 ribu tiap bulan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Pasutri itu kemudian diberikan ujian ketika pandemi COVID-19. Di mana jadwal keberangkatan yang harusnya tahun 2024 ditunda selama du tahun.

Namun mereka tetap sabar dan "legowo"karena situasi yang memang tidak memungkinkan. Akhirnya, tahun ini dinyatakan lunas dan siap berangkat haji.

Menurut Roisyatul, keberangkatan haji bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga membawa doa untuk keluarga. Ia bersyukur anak-anaknya telah tumbuh dan mandiri, sehingga kini ia dan suami bisa fokus menunaikan rukun Islam kelima.

"Doa terbaik untuk keluarga. Anak-anak sudah semua, jadi sekarang untuk mereka juga," ujarnya penuh haru.

Sebelum berangkat ke asrama haji hingga terbang ke Tanah Suci, dia dan suami sudah mempersiapkan diri, khususnya jasmani.

"Olahraga jalan setiap hari biar kuat," pungkasnya.

Keduanya, dijadwalkan berangkat pada pukul 09.00 melalui Bandara Internasional Juanda, Rabu (22/4) pukul 09.00 WIB.

Mereka direncanakan berangkat menggunakan pesawat maskapi Saudi Airlines dengan nomor penerbangan (SV 5347) dan langsung mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah pulul 18.30 WIB.




(abq/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads