Remaja Kediri Gantung Diri di Gudang Masjid, Tinggalkan Surat Cinta

Remaja Kediri Gantung Diri di Gudang Masjid, Tinggalkan Surat Cinta

Andhika Dwi - detikJatim
Jumat, 24 Apr 2026 22:50 WIB
Evakuasi jenazah remaja korban bunuh diri di Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri
Evakuasi jenazah remaja korban bunuh diri di Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri (Foto: Andhika Dwi/detikJatim)
Kediri -

CATATAN: Depresi dan keinginan bunuh diri adalah kondisi serius yang tidak boleh dianggap sepele. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan emosional atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan kesehatan jiwa terdekat atau layanan darurat Healing 119. Anda tidak sendirian.

Seorang remaja laki-laki berinisial ditemukan tewas gantung diri di gudang Masjid Bidayatul Mustahdin, Jalan Letjend Suprapto III, Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jumat (24/4/2025) petang. Korban diketahui berinisial Z (15) yang berstatus masih pelajar.

Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 18.15 WIB oleh dua orang saksi perempuan yang hendak mengambil peralatan dapur di gudang masjid tersebut. Keduanya terkejut saat melihat bayangan hitam tergantung di dalam gudang yang ternyata sosok korban yang telah tewas tergantung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penemuan itu kemudian dilaporkan ke pihak Polsek Pesantren. Tak lama sejumlha petugas bersama tim identifikasi Polres Kediri Kota tiba di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi-saksi.

ADVERTISEMENT

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi mengatakan hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ia menyebut korban diduga tewas bunuh diri dengan cara gantung diri.

"Hasil olah TKP menunjukkan tidak ditemukan luka akibat penganiayaan benda tumpul maupun tajam. Bekas jeratan di leher identik dengan tali yang digunakan dan disimpulkan sementara merupakan murni gantung diri," kata Kompol. Siswandi. Jumat (24/4/2026).

Di lokasi kejadian, polisi juga turut menemukan secarik kertas berisi surat cinta yang diduga ditujukan kepada seorang perempuan yang dikenal dekat dengan korban.

Selain diduga faktor asmara, korban juga sempat ditegur ibunya terkait pesan di WhatsApp. Korban juga diketahui telah meninggalkan rumah selama dua hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

"Dari informasi keluarga dan saksi, terdapat persoalan pribadi yang sedang dialami korban," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads