Warga Dusun Mulyorejo, RT 01, RW 03, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi dihebohkan dengan peristiwa suami membakar istri. Warga heboh setelah mendengar suara teriakan korban yang keluar rumah disertai kobaran api hingga jatuh tersungkur. Belum selesai di situ, dari dalam rumah api masih berkobar ternyata dari sang suami.
Berdasarkan kesaksian warga, sang suami setelah membakar istrinya lantas membakar dirinya sendiri di dalam kamar. Saat warga bergegas masuk ke dalam rumah, api ditemukan masih melahap tubuh pelaku di atas tempat tidur.
"Setelah memadamkan api di tubuh istrinya itu warga melihat masih ada api di dalam rumah, saat masuk kamar mereka melihat pelaku juga terbakar di atas tempat tidur," kata Kapolsek Gambiran AKP Dwi Wijayanto kepada detikJatim, Sabtu (25/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa ini terjadi Jumat (24/4) malam sekitar pukul 23.50 WIB. Korban yang diketahui bernama Nur Khasanah (56) sempat membuat warga panik berhamburan keluar rumah masing-masing. Pasalnya, korban sempat berteriak-teriak sembari berlari keluar rumah dalam kondisi tubuh terbakar sebelum akhirnya tersungkur di halaman rumahnya.
Baca juga: Heboh Suami Bakar Istri di Banyuwangi! |
Warga yang mendengar teriakan langsung berhamburan keluar. Dua tetangga korban, Masrukin dan Soleh dengan sigap memadamkan api dengan menyiramkan air dari kamar mandi hingga kobaran api berhasil dipadamkan.
AKP Dwi Wijayanto mengatakan, berdasarkan kesaksian yang dihimpun polisi dari warga, sebelum kejadian pembakaran dan dugaan bakar diri itu korban dan suaminya memang sempat terdengar cekcok.
"Keterangan saksi-saksi menyebutkan, sejak Jumat pukul 16.00 WIB itu korban sudah bertengkar dengan suaminya yang merupakan terduga pelaku," lanjut Kapolsek Gambiran itu.
Berdasarkan pemeriksaan awal diketahui bahwa keduanya terlibat pertengkaran dipicu akibat persoalan ekonomi.
"Pemeriksaan awal diduga pemicu cekcok antara keduanya adalah permasalahan terkait perekonomian di dalam keluarga," tambahnya.
Polisi juga menemukan bahwa pelaku Sularni (63) mengalami luka bakar parah yang cukup parah. Selanjutnya korban maupun pelaku dievakuasi warga setempat ke RSUD Genteng untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi dari Polsek Gambiran turut melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.
"Setelah mendapatkan laporan dari warga kami langsung melakukan olah TKP dan mendatangi RSUD Genteng untuk pemeriksaan lebih lanjut, suami korban ini diduga membakar korban kemudian dia membakar dirinya sendiri," ungkap Dwi.
Saat ini, kedua korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Genteng. Kondisi Nur Khasanah dilaporkan mengalami luka bakar hingga 100 persen.
(ihc/dpe)
