Bom Ikan Meledak, Rumah Warga Bantur Malang Porak-poranda

Bom Ikan Meledak, Rumah Warga Bantur Malang Porak-poranda

Muhammad Aminudin - detikJatim
Senin, 27 Apr 2026 21:50 WIB
Rumah warga di Dusun Jubel, Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang rusak akibat ledakan bom ikan
Rumah warga di Dusun Jubel, Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang rusak akibat ledakan bom ikan (Foto: Dok. Istimewa)
Malang -

Sebuah ledakan diduga berasal dari bom ikan terjadi di Dusun Jubel, Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Akibatnya rumah warga mengalamij kerusakan.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (27/4/2026). Rumah yang rusak diketahui milik Sumpaji (59), seorang petani setempat. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material sekitar Rp 2,5 juta.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena rumah dalam kondisi kosong saat peristiwa terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, peristiwa pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari warga yang mendengar suara ledakan dari arah rumah korban.

ADVERTISEMENT

"Peristiwa diketahui sekitar pagi hari setelah saksi mendengar suara ledakan dari arah rumah korban. Saat dicek, bagian depan rumah sudah dalam kondisi rusak," ujar Bambang saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, ledakan diduga terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saksi kemudian menghubungi pemilik rumah yang saat itu tidak berada di lokasi.

Saat korban kembali ke rumahnya, ditemukan kerusakan pada bagian kaca depan, lantai, serta tiang teras. Di lokasi juga ditemukan pecahan kaca dan material yang diduga berasal dari bahan peledak.

"Dugaan sementara, pelaku melempar benda yang diduga bom ikan ke arah depan rumah korban sehingga menyebabkan kerusakan," jelas Bambang.

Bambang menambahkan, saat ini tim dari Inafis Satreskrim Polres Malang telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh.

"Tim Inafis sudah melakukan olah TKP dan mengambil sampel dari lokasi untuk memastikan jenis serta penyebab pasti dari ledakan tersebut,"ungkapnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang diduga melakukan aksi pengrusakan tersebut.

"Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut," pungkas Bambang.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads