Kabar gembira bagi para buruh di Kabupaten Sidoarjo. Sebab, Bupati Subandi memastikan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai turunan kebijakan kesejahteraan anak buruh segera disusun.
Perbup tersebut sekaligus akan mempertegas alokasi kuota 5% bagi anak-anak buruh untuk mengakses pendidikan di sekolah negeri.
Hal itu disampaikan Subandi usai berdialog dengan serikat buruh. Dalam pertemuan itu, berbagai usulan diserap dan langsung diarahkan pada kebijakan yang berdampak nyata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita siapkan alokasi sekitar 5% yang diprioritaskan bagi anak buruh, baik dari keluarga mampu maupun tidak mampu, dengan mekanisme verifikasi yang jelas agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan," ujar Subandi, Selasa (28/4/2026).
Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga akan menganggarkan kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) setiap tahun dengan konsep yang lebih inklusif dan membangun kebersamaan.
"May Day tiap tahun kita anggarkan. Kegiatannya bisa dikemas positif, seperti jalan sehat atau kegiatan yang melibatkan buruh dan masyarakat," tambahnya.
Di sektor peningkatan kualitas tenaga kerja, Subandi juga memastikan adanya program pelatihan SDM yang terjadwal secara rutin.
"Terkait SDM atau pelatihan, akan kita anggarkan minimal dua kali dalam setahun agar buruh punya peningkatan keterampilan," jelasnya.
Tak hanya itu, dukungan terhadap pelaku UMKM juga menjadi perhatian. Subandi mendorong identitas lokal Sidoarjo lebih diangkat, salah satunya melalui penggunaan produk lokal.
"Saya berharap langkah ini menjadi awal penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan serikat buruh, sekaligus mendorong kesejahteraan pekerja serta pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif di Kabupaten Sidoarjo," pungkasnya.
(hil/abq)