Viral Aksi Pencurian di Bus Trans Jatim Lamongan, Ini Kata Dishub

Viral Aksi Pencurian di Bus Trans Jatim Lamongan, Ini Kata Dishub

Anastasia Trifena - detikJatim
Selasa, 28 Apr 2026 23:15 WIB
Pelaku (kiri) saat mengambil tas milik korban (kanan).
Pelaku (kiri) saat mengambil tas milik korban (kanan). (Foto: Tangkapan layar)
Lamongan -

Aksi pencurian di dalam Bus Trans Jatim koridor Lamongan menjadi sorotan usai rekaman CCTV-nya beredar luas dan viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi saat bus tengah melaju pada Rabu (24/4/2026) siang lalu.

Dari rekaman pengawas terlihat seorang perempuan paruh baya berjilbab abu-abu yang merupakan pelaku duduk berdampingan dengan korban yang berjilbab merah di kursi paling depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu, korban tampak fokus menatap ponsel sementara tas hitam miliknya diletakkan di depan kursi. Memanfaatkan situasi korban yang lengah, pelaku terlihat mengambil keranjang belanja miliknya yang juga diletakkan di depan kursi dan kemudian mengambil tas milik korban dengan cepat untuk dimasukkan ke dalam keranjangnya.

Usai melakukan aksi, pelaku kembali duduk tenang seolah tak terjadi apa-apa, sehingga tidak terjadi kecurigaan sedikit pun.

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan, Dianto Hari Wibowo mengatakan bahwa manajemen Trans Jatim telah mengonfirmasi rekaman CCTV dari insiden tersebut sudah diterima pihak kepolisian sebagai bahan penelusuran awal. Bahkan, kepolisian disebut sempat berupaya memfasilitasi penyelesaian secara damai dengan mempertemukan korban dan terduga pelaku.

"Namun, korban memilih tidak melapor ke kepolisian dikarenakan barang yang hilang adalah peralatan mandi seperti sabun cuci muka, dll, sehingga belum ada tindak lanjut," ujar Dianto dikonfirmasi detikJatim, Selasa (28/4/2026).

Meski demikian, Dishub Lamongan tetap mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan transportasi umum. Penumpang diminta selalu waspada dan tidak lengah dalam menjaga barang bawaan pribadi selama perjalanan.

"Untuk warga diharap lebih berhati-hati dan waspada menjaga barang milik pribadi ketika menggunakan transportasi umum. Laporkan ke petugas jika melihat gerak-gerik mencurigakan atau menjadi korban," pungkas Dianto.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads