Presiden Prabowo Subianto dikabarkan batal meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk pada 2 Mei 2026. Jadwal peresmian pun belum bisa dipastikan.
Kabar batalnya Prabowo ke Nganjuk pada 2 Mei itu disampaikan Ketua FSB Kikes KSBSI Nganjuk, Kelik Widiwahyuno. Kabar itu diterimanya dari Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban.
"Saya dapat informasi batalnya Pak Prabowo ke sini tanggal 2 Mei, setelah saya dapat kabar dari Bu Rosita (Presiden KSBSI), melalui pesan," ungkap Kelik dikonfirmasi detikJatim, Rabu (29/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelik bercerita, setelah mendapat kabar tersebut, dia sempat menanyakan ke Rosita, kapan Presiden Prabowo dijadwalkan ke Nganjuk.
"Kata Bu Rosita, kemungkinan antara tanggal 10 atau 11 Mei," sambung Kelik.
Kelik menyampaikan bahwa museum, monumen hingga area pemakaman Marsinah, sudah siap diresmikan.
Diketahui, setelah diangkat menjadi Pahlawan Nasional, jejak Marsinah di kampung halamannya Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk terasa hidup.
Mulai dari museum yang menyimpan sejumlah barang milik Marsinah, megah berdiri di desa itu. Sedangkan di seberang gapura kampung, berdiri monumen Pahlawan Buruh tersebut.
Tidak hanya itu, area pemakaman dan makam Marsinah juga dipercantik. Di sini, juga berdiri patung lama Marsinah, yang merupakan hasil iuran para buruh se Jawa Timur.
Kampung kelahiran Marsinah juga sudah tampak rapi dan bersih. Karena ke depan Desa Nglundo ini dipersiapkan menjadi destinasi wisata edukasi.
(ihc/abq)