Seorang ibu memaksa putranya mengemis di area Car Free Day (CFD) Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang viral di media sosial. Dinas Sosial mengaku telah melakukan penanganan terhadap orang tua tersebut.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malang Pantjaningsih Sri Redjeki mengaku telah mengambil langkah terkait beredarnya video tersebut. Pantjaningsih mengungkapkan, pengananan sudah dilakukan setelah video tersebut viral di media sosial.
"Sudah ditangani, dan sekarang di kembalikan ke desa," ungkap Pantjaningsih saat dikonfirmasi detikJatim, Kamis (30/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Pantjaningsih ibu tersebut diketahui bernama Virdana Novitasari yang berasal dari Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
"Yang bersangkutan warga Kepanjen dan penerima premi kesehatan PBI JKN," tegas Pantjaningsih.
Dinas Sosial Kabupaten Malang tengah melakukan proses verifikasi atau pengecekan langsung di lapangan. Untuk mengetahui secara fakta terkait kondisi keluarga tersebut.
Setelah proses verifikasi langsung di lapangan tuntas. Pihaknya akan mengusulkan agar keluarga tersebut dapat menjadi bagian dari penerima bansos ke depannya.
"Pendamping dan perangkat desa tengah melakukan assesment. Untuk bisa diusulkan bansos lainnya. Setelah dilakukan proses ground check," katanya.
Pantjaningsih juga mengungkapkan bahwa dalam pernikahannya, Virdana diketahui menikah siri dan dikaruniai anak laki-laki berusia 3 tahun.
"Anaknya masih 3 tahun, status pernikahan siri. Belum punya akta kelahiran," tandasnya.
(auh/abq)
