Foto dan video penampakan struktur percandian di Situs Adan-Adan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, yang ramai beredar di media sosial dipastikan bukan dokumentasi penemuan baru. Gambar tersebut merupakan dokumentasi lama saat proses ekskavasi pada 2022.
Video yang diunggah akun media sosial "Mojokertoan" itu memunculkan berbagai spekulasi publik terkait dugaan keberadaan candi besar di kawasan tersebut. Dalam video tampak sejumlah struktur batu, arca, hingga makara berukuran besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditemui detikJatim, Juru Pelihara Situs Adan-Adan, Ikhwan, menjelaskan bahwa foto-foto dalam video tersebut merupakan dokumentasi saat tim arkeologi melakukan ekskavasi beberapa tahun lalu.
"Itu foto-foto lama waktu ekskavasi tahun 2022," jelasnya pada Kamis (7/5/2026).
Ia mengatakan, Situs Adan-Adan memang mulai diteliti sejak ditemukan pada 2016 dan ekskavasi dilakukan secara bertahap hampir setiap tahun oleh tim arkeologi nasional. Dari hasil penelitian sementara, situs tersebut diduga merupakan kompleks candi Buddha yang berasal dari abad ke-9 hingga ke-11.
Baca juga: 7 Cagar Budaya Baru di Jawa Timur 2026 |
Berbagai temuan telah ditemukan di lokasi, mulai dari kepala arca Buddha, fragmen stupa, kepala kala, Dwarapala, hingga makara berukuran besar yang menjadi perhatian publik.
Menurut Ikhwan, ukuran makara di Situs Adan-Adan bahkan sempat disebut lebih besar dibanding yang ada di Candi Borobudur. Hal itu memunculkan dugaan bahwa kompleks percandian di kawasan tersebut memiliki ukuran yang sangat besar.
"Biasanya ukuran makara itu menunjukkan besarnya bangunan candi. Makanya muncul anggapan kalau candinya bisa jadi sangat besar," pungkasnya.
(auh/abq)