Aksi tawuran dua kelompok pemuda menggunakan petasan, diduga terjadi di Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Peristiwa itu menjadi perhatian warga, setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial Kamis (7/5/2026) dini hari.
Informasi yang dihimpun detikJatim, tawuran terjadi pada Rabu (6/5/2026) dini hari.
Dalam video berdurasi 30 detik itu, terlihat dua kelompok pemuda saling serang menggunakan petasan dan kembang api, di jalanan desa setempat. Di sekitarnya adalah pemukiman padat penduduk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pemuda ini berlarian, saling berteriak dan kejar-kejaran di gang-gang perkampungan. Di atas aspal jalan tampak titik kobaran api sisa ledakan petasan.
Bahkan, beberapa percikannya tampak meluncur hingga mengenai area rumah warga sekitar.
Situasi itu membuat warga panik dan terganggu. Mengingat terjadi saat dini hari ketika sebagian besar warga sedang beristirahat.
Kapolsek Loceret, Iptu Triyono membenarkan peristiwa tersebut. Dugaan tawuran terjadi di wilayah Sukorejo.
"Benar, ada tawuran di Sukorejo pada Rabu dini hari, 6 Mei 2026," ujar Triyono saat dikonfirmasi Kamis (7/5/2026).
Meski demikian, pihaknya belum membeberkan secara rinci kronologi maupun penyebab bentrokan antarpemuda tersebut. Polisi saat ini masih mengumpulkan keterangan dan mendalami video yang beredar di masyarakat.
Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadi menambahkan, proses penyelidikan masih berjalan. Kepolisian bakal menindaklanjuti peristiwa tersebut untuk memastikan siapa pihak-pihak yang terlibat.
"Untuk saat ini masih dalam proses penyelidikan untuk tindak lanjut kejadian tersebut. Perkembangannya nanti akan kami sampaikan," katanya.
Sebagai langkah antisipasi, Polres Nganjuk bakal meningkatkan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan, terutama pada jam-jam malam hingga dini hari. Upaya itu dilakukan untuk mencegah kejadian serupa kembali terulang.
(auh/abq)