Kronologi Siswa SD di Pasuruan Meninggal Usai Makan Mi Instan Minum soda

Kronologi Siswa SD di Pasuruan Meninggal Usai Makan Mi Instan Minum soda

Muhajir Arifin - detikJatim
Sabtu, 09 Mei 2026 19:34 WIB
Bocah SD di Pasuruan yang meninggal usai makan mi-minum soda usai olahraga dan belum sarapan.
Bocah SD di Pasuruan yang meninggal usai makan mi-minum soda usai olahraga dan belum sarapan. (Foto: Istimewa)
Pasuruan -

Kepergian Raffa Giyatsya Azka Ardhani (10), siswa SDN 3 Watuprapat, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, menyisakan duka mendalam. Bocah malang tersebut mengembuskan napas terakhirnya diduga akibat serangan asam lambung akut setelah mengonsumsi mi instan dan minuman bersoda dalam kondisi perut kosong.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Muhammad Junaidi, membenarkan kejadian memilukan tersebut. Berdasarkan keterangan medis dari pihak Puskesmas, dugaan kuat penyebab kematian adalah gangguan lambung yang dipicu pola makan salah.

"Korban diduga mengalami sakit asam lambung akibat memakan mi instan dan minuman soda. Asam lambung itu diduga muncul karena sebelum memakan mi dan minum soda itu korban tidak sempat sarapan," ujar Junaidi, Sabtu (9/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Junaidi membeberkan petaka yang menimpa korban bermula Kamis (7/5/2026) pagi. Saat itu Raffa berangkat ke sekolah tanpa sempat sarapan. Sekitar pukul 09.00 WIB, ia mengikuti jam pelajaran olahraga.

ADVERTISEMENT

Di tengah aktivitas fisik tersebut, Raffa merasa sangat lapar karena kondisi perut yang masih kosong sejak dari rumah. Untuk mengganjal rasa laparnya, Raffa memutuskan membeli mi instan dan segelas minuman bersoda.

Tanpa ragu, ia menghabiskan kedua asupan tersebut. Namun, tak lama berselang, petaka muncul. Tubuhnya bereaksi hebat, Raffa tiba-tiba mengeluh mual dan pusing yang luar biasa.

Melihat kondisi siswanya yang terus menurun, pihak sekolah SDN 3 Watuprapat bergerak cepat. Mereka memutuskan untuk segera mengantarkan Raffa pulang ke rumahnya di Dusun Kedundung, Desa Watuprapat.

Setibanya di rumah, sang ibu yang melihat kondisi putranya kian memprihatinkan langsung membawa Raffa ke Puskesmas Nguling. Sekitar pukul 12.00 WIB, tenaga medis melakukan penanganan darurat dan memutuskan agar Raffa menjalani rawat inap karena kondisinya dianggap mengkhawatirkan.

Raffa sempat berjuang melewati masa kritis selama satu malam di puskesmas. Namun takdir berkata lain. Pada Jumat (8/5/2026) bocah berusia 10 tahun itu dinyatakan meninggal dunia.

"Korban dinyatakan meninggal hari Jumat 8 Mei 2026 sekitar jam 06.00 WIB," tandas Junaidi.

Sebelumnya, seorang siswa SDN 3 Watuprapat, Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling, Pasuruan meninggal diduga setelah memakan mi instan lalu meminum minuman bersoda. Korban makan mi dan minum soda saat belum sarapan.

Siswa itu bernama Raffa Giyatsya Azka Ardhani (10), warga Dusun Kedundung Watuprapat, Kecamatan Nguling.

"Korban meninggal di Puskesmas Nguling," kata Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Muhammad Junaidi, Sabtu (9/5/2026).




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads