Warga di Banyuwangi digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki yang dibungkus kain kafan di dalam ransel hitam. Bayi tersebut ditemukan di toilet perempuan Musala Nurul Huda, Dusun Tegalrejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Selasa (12/5/2026).
Selain jasad bayi, warga juga menemukan secarik surat wasiat dalam amplop putih yang diduga ditulis oleh pembuang bayi. Di dalam amplop tersebut terdapat uang tunai Rp 100 ribu yang diduga diperuntukkan sebagai biaya pemakaman.
Isi surat tersebut menyebutkan bahwa bayi itu merupakan anak dari yang menulis surat dan telah diberi nama Muhammad Nur Rizky.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapapun yang nemuin tas ini saya minta tolong makamin janin anak saya yang layak. Dalam amplop ini ada uang cuma sedikit. Saya kasih nama Muhammad Nur Riski. Terimakasih," isi tulisan dalam secarik amplop yang diketemukan oleh warga pada Selasa (12/5/2026).
Kapolsek Glenmore, AKP Budi Hermawan, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan, amplop berisi uang dan pesan ditemukan bersama jasad bayi di dalam tas.
"Di dalam tas juga ditemukan satu amplop berisi uang Rp 100 ribu. Pada bagian luar amplop terdapat tulisan permintaan agar janin tersebut dimakamkan secara layak," terang AKP Budi.
Polisi telah mengamankan barang bukti berupa tas ransel hitam bergambar gajah yang digunakan untuk menyimpan jasad bayi. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna mengungkap pelaku pembuangan.
"Barang yang ditemukan berupa satu buah tas ransel warna hitam bergambar gajah yang berisi janin bayi laki-laki dengan kondisi tubuh lengkap ukuran sekitar 23 sentimeter," lanjutnya.
Ia menambahkan, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami berupaya mengidentifikasi siapa pelaku yang meninggalkan bayi tersebut," tambahnya.
Saat ini, jasad bayi telah dibawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan visum sebelum dimakamkan.
Sebelumnya, Takmir musala Nurul Huda di Dusun Tegalrejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi dikejutkan dengan temuan sebuah ransel hitam di toilet perempuan, Selasa (12/5/2026). Setelah diperiksa, ransel tersebut ternyata berisi jasad bayi laki-laki yang masih lengkap dengan plasenta.
Takmir musala bernama Hadi Aris Setiawan (49) mengaku awalnya curiga saat melihat ransel hitam berada di area toilet perempuan usai membersihkan musala setelah salat Subuh berjemaah.
Saat dibuka, Hadi mendapati jasad bayi laki-laki terbungkus kain putih dalam kondisi mengenaskan. Ia kemudian membawa ransel itu keluar musala dan memanggil warga untuk memastikan isi tas tersebut.
(auh/abq)
