Ayah Balita Nangis Kejer Dicubit Pembeli Buah Sempat Dapat Ancaman

Ayah Balita Nangis Kejer Dicubit Pembeli Buah Sempat Dapat Ancaman

Suparno - detikJatim
Rabu, 13 Mei 2026 14:18 WIB
Rekaman CCTV emak-emak cubit balita anak penjual buah di Sekardangan, Kota Sidoarjo
Emak-emak yang cubit balita penjual buah hingga balita itu nangis kejer. (Foto: Dok. Istimewa/tangkapan layar)
Sidoarjo -

Peristiwa balita dicubit seorang pembeli hingga menangis histeris di sebuah lapak buah kawasan Sekardangan, Sidoarjo berbuntut panjang. Orang tua balita mengaku sempat didatangi terduga pelaku bersama suaminya setelah rekaman CCTV kejadian itu viral di media sosial dan mendapatkan ancaman.

Ayah balita tersebut, M Dian Abdullah Naji mengatakan kejadian itu bermula saat istrinya sedang menggendong anak sambil melayani pembeli buah. Tak lama kemudian, anak mereka mendadak menangis keras.

"Awalnya istri saya tanya ke yang bersangkutan, tapi dia tidak mengaku kalau jadi penyebab anak saya menangis," ujar Dian kepada detikJatim, Rabu (13/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena penasaran apa yang menyebabkan anaknya menangis, keluarga kemudian memeriksa rekaman CCTV di lapak buah itu. Dari rekaman itu terlihat emak-emak pembeli buah diduga mencubit balitanya hingga menangis.

ADVERTISEMENT

"Setelah kami tunjukkan video CCTV, baru yang bersangkutan mengakui," katanya.

Sehari setelah kejadian, Dian mengaku terduga pelaku datang bersama suaminya ke lapak buah. Menurut dia, kedatangan itu justru disertai ancaman akan melaporkan keluarga mereka ke polisi karena video kejadian sudah tersebar di media sosial.

"Mereka datang minta video itu diturunkan, bahkan sempat bilang mau lapor polisi karena videonya viral," jelas Dian.

Dian mengaku mengunggah video itu sebagai bentuk kekecewaan karena pada saat kejadian sang emak-emak yang mencubit anaknya tidak langsung mengakui perbuatannya.

"Saya kecewa sekali, waktu anak saya nangis malah mengelak. Akhirnya video itu saya unggah," tambahnya.

Ia menyebut terduga pelaku bukan pelanggan tetap di lapak buah mereka. Sementara sang suami justru dikenal kerap berbelanja dan dinilai baik oleh keluarga.

Sampai saat ini, alasan pasti aksi pencubitan itu belum diketahui. Berdasarkan pengakuan terduga pelaku, tindakannya dilakukan karena merasa gemas kepada balita itu dan disebut tidak memiliki maksud lain.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads