Kata Dokter Soal Kebiasaan Pria Jombang yang Gemar Makan Kelapa

Kata Dokter Soal Kebiasaan Pria Jombang yang Gemar Makan Kelapa

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Jumat, 15 Mei 2026 20:45 WIB
Ali Imron (54), pria pemakan kelapa di warga Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang
Ali Imron (54), pria pemakan kelapa di warga Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Jombang -

Tingkat konsumsi Ali Imron (54) terhadap buah kelapa bisa dibilang paling tinggi. Bahkan ia enggan makan jika tak ada kelapa. Lalu bagaimana pandangan dokter terhadap kebiasaan tukang ojek pangkalan di Jombang ini?

Direktur RSUD Jombang, dr Pudji Umbaran menuturkan, komposisi ideal menu makan terdiri dari 4 sehat 5 sempurna. Meliputi karbohidrat, protein dan lemak, baik hewani maupun nabati, serta buah dan sayur sebagai sumber vitamin dan mineral lainnya.

"Komposisinya pun harus berimbang agar kebutuhan gizi bisa dipenuhi untuk tumbuh kembang maupun energi untuk aktivitas," terangnya kepada detikJatim, Jumat (15/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait kondisi Imron yang tidak bisa makan sesuatu tanpa daging kelapa, dr Pudji menilai itu bukanlah kelainan, tapi kebiasaan. Menurutnya, menyantap kelapa berdampak positif terhadap kesehatan senyampang sumber gizi lainnya juga dimakan.

ADVERTISEMENT

"Karena santan (kelapa) yang fresh juga baik untuk tubuh karena kandungan gizinya juga baik untuk tubuh. Termasuk kandungan kolesterolnya jenis yang jinak (HDL). Sehingga juga baik untuk kesehatan tubuh," jelasnya.

Agar tidak menyebabkan penyakit, dr Pudji mewanti-wanti Imron mengonsumsi daging kelapa yang segar dan bersih. Sepanjang kebersihan dan kesegaran kelapa terjaga, kebiasaan Imron tidak akan memicu penyakit.

"Jadi, kebiasaan tersebut masih dalam batas normal dengan catatan kelapanya bersih dan segar, serta kebutuhan makanan lainnya juga dicukupi," tandasnya.

Sebelumnya, Ali Imron (54), warga Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang mendadak viral di media sosial. Pasalnya tukang ojek pangkalan itu punya kebiasaan unik memakan kelapa bak makanan pokok.

Pria paruh baya ini mengaku tidak bisa menelan makanan apapun jika tidak didampingi dengan mengunyah daging kelapa tua. Kebiasaan ini diakui sudah terjadi sejak lahir.

Dalam sehari, pria yang juga menjabat Ketua RT 1 RW 2 Desa Mojongapit itu minimal harus menghabiskan setengah butir kelapa atau sekitar 15 butir kelapa dalam kurun waktu satu bulan.

"Kalau makan nasi tanpa kelapa tidak bisa masuk ke tenggorokan, ada perasaan untuk segera dimuntahkan. Pernah dicoba dipaksa, akhirnya saya gemetar malahan, akhirnya keluar keringat dingin," kata Imron di kediamannya, Jumat (15/5/2026).




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads