Permintaan Domba untuk Kurban di Trenggalek Meningkat karena Lebih Murah

Permintaan Domba untuk Kurban di Trenggalek Meningkat karena Lebih Murah

Adhar Muttaqin - detikJatim
Minggu, 17 Mei 2026 06:30 WIB
Domba laris manis di Trenggalek jelang iduladha
Domba laris manis di Trenggalek jelang iduladha (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Trenggalek -

Sepuluh hari menjelang Hari Raya Iduladha, permintaan domba kurban di sejumlah peternakan di Trenggalek mulai merangkak naik. Domba menjadi alternatif pilihan karena lebih terjangkau.

Pimpinan Jambu Berkah Farm, Bagus Faturohman mengatakan saat ini jumlah pesanan domba yang masuk telah mencapai 35 ekor. Jumlah tersebut diprediksi akan terus mengalami peningkatan hingga hari H Iduladha.

"Alhamdulillah mulai meningkat permintaannya. Pengalaman tahun lalu, permintaan domba naik tajam ketika mepet hari raya. Sehari dua hari sebelum hari H," kata Bagus, Sabtu (15/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, domba menjadi salah satu pilihan hewan kurban karena memiliki harga yang relatif terjangkau dibandingkan dengan kambing Jawa.

"Kalau domba itu harga Rp 3 juta sudah cukup pantas, bobotnya juga bagus," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Pada momen Iduladha kali ini pihaknya menyiapkan sekitar 100 ekor domba kurban. Hewan tersebut disiapkan secara khusus karena harus memenuhi syarat sesuai hukum Islam.

"Yang jelas domba jangan dan sudah powel," imbuhnya.

Peternakan domba ini kerap menjadi rujukan bagi pencari hewan kurban di Trenggalek karena memiliki stok yang melimpah dan terdapat banyak pilihan.

"Biasanya ada yayasan yang ambil dalam jumlah banyak untuk disebar ke berapa lokasi sekaligus," katanya.

Bagus mengaku wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sempat merebak di Jawa Timur berapa waktu lalu justru membawa berkah bagi peternak domba. Sebagian masyarakat beralih ke domba dibandingkan sapi karena dinilai lebih aman.

Selain untuk hewan kurban pihaknya juga menyiapkan ratusan kambing untuk kebutuhan akikah hingga hajatan. Kebutuhan selain untuk kurban cenderung fluktuatif tergantung musim.

"Biasanya kalau untuk peternakan seperti kami ini masa panennya atau permintaan tertinggi justru saat Lebaran Idulfitri. Pada momen tersebut banyak masyarakat yang menggelar acara," imbuh Bagus.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads