Hujan mengguyur wilayah Surabaya dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir, terutama saat malam hari. Padahal sebelumnya, cuaca terasa sangat panas terik.
Prakirawan BMKG Juanda Rendy Irawadi mengatakan, fenomena ini dipicu oleh gangguan atmosfer Rossby yang terjadi di wilayah Jawa.
"Beberapa hari ini ada gangguan Rossby di wilayah Jawa, sehingga potensi hujan cukup tinggi. Selain itu, wilayah Jatim sebagian saat ini juga masih dalam masa peralihan musim," kata Rendy saat dikonfirmasi detikJatim, Minggu (17/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan dampak fenomena ini diprakirakan terjadi hingga beberapa hari ke depan.
"Gangguan Rossby ini diprakirakan terjadi hingga 3 hari ke depan," imbuhnya.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau lebih waspada. Terutama terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.
"Imbauan kepada masyarakat, waspadai perubahan cuaca mendadak, biasanya akan disertai angin kencang dan sambaran petir," imbau Rendy.
Sementara itu, untuk informasi, awal musim kemarau di Surabaya diperkirakan terjadi pada dasarian III Mei 2026.
Meski begitu, beberapa wilayah di Surabaya seperti Surabaya barat disebut lebih dulu memasuki awal musim kemarau tahun ini pada dasarian II Mei 2026.
(ihc/hil)